Jakarta, 23 September 2025 – Kereta api tidak hanya hadir sebagai sarana transportasi rakyat, tetapi juga memainkan peran penting dalam mendukung energi nasional dan memperkuat konektivitas antarwilayah. Sejak rel pertama dibangun pada 1864 di Semarang, moda transportasi ini telah melalui perjalanan panjang hingga akhirnya mencapai usia 80 tahun bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Momentum penting dalam sejarah perkeretaapian terjadi pada 28 September 1945 ketika para pejuang kereta api merebut Kantor Pusat Kereta Api di Bandung. Peristiwa itu melahirkan Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) sekaligus Hari Kereta Api Nasional. Dari semangat perjuangan itu, KAI menegaskan komitmen untuk terus melayani dan berinovasi hingga hari ini.

“Sejak 28 September 1945, saat para pejuang kereta api mengibarkan bendera merah putih di kantor pusat Bandung, semangat itu terus hidup hingga kini. Dari semangat perjuangan itulah KAI menapaki jalan transformasi menuju layanan yang modern, inklusif, dan ramah lingkungan,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba.

Kini, di usia delapan dekade, KAI mencatat kinerja positif di sektor logistik dengan angkutan barang mencapai 45,26 juta ton sepanjang Januari–Agustus 2025. Batu bara menjadi komoditas utama dengan volume 37,47 juta ton atau 82,8% dari total muatan. Efisiensi operasional turut meningkat, di mana satu rangkaian KA barang mampu menarik hingga 30 gerbong di Jawa dan 61 gerbong di Sumatera Selatan dalam sekali perjalanan.

Sementara itu, sektor penumpang juga mencatat pertumbuhan signifikan. KAI Group melayani 328,05 juta pelanggan sepanjang delapan bulan pertama 2025, naik 8,51% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini memperlihatkan peran penting kereta api sebagai moda transportasi yang dipercaya masyarakat.

Ketepatan waktu tetap menjadi keunggulan KAI. Rata-rata OTP kereta penumpang pada periode Januari–Agustus 2025 mencapai 99,50% untuk keberangkatan dan 96,32% untuk kedatangan. Capaian ini memperkuat posisi kereta api sebagai sarana transportasi publik yang andal dan efisien.

Selama 80 tahun, KAI telah membuktikan diri sebagai penopang energi dan konektivitas nasional. Dari angkutan barang hingga layanan penumpang, kereta api menjadi bagian penting pembangunan ekonomi sekaligus perekat bangsa di berbagai wilayah. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *