Jakarta, 21 September 2025 – Operasional 11 kereta pulang pergi secara reguler di Stasiun Ketapang menunjukkan komitmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam menyediakan konektivitas yang optimal bagi masyarakat. Frekuensi kereta yang tinggi ini memberikan fleksibilitas jadwal bagi penumpang yang melakukan perjalanan menuju berbagai destinasi di Pulau Jawa atau melanjutkan perjalanan ke Bali melalui paduan dengan transportasi laut.
Kapasitas operasional 11 kereta pulang pergi ini melayani berbagai relasi strategis yang menghubungkan Ketapang dengan kota-kota besar di Pulau Jawa. KA Blambangan Ekspres yang melayani rute Ketapang-Pasar Senen dan KA Ijen Ekspres dengan rute Ketapang-Malang menjadi andalan dalam memberikan konektivitas ke Jakarta dan Malang. Keberagaman relasi ini memungkinkan penumpang dari berbagai asal untuk mengakses Stasiun Ketapang dengan mudah.
Dengan operasional 11 kereta pulang pergi reguler, Stasiun Ketapang mampu melayani 1.000-1.500 penumpang per hari dalam kondisi normal. Kapasitas ini menunjukkan peningkatan dramatis hingga 24.000 penumpang pada momen puncak seperti liburan Lebaran, menunjukkan efektivitas sistem operasional yang telah diterapkan. Intensitas operasional yang tinggi ini membuktikan tingginya permintaan terhadap konektivitas yang disediakan oleh stasiun.
“Stasiun Ketapang memiliki peran strategis sebagai titik temu antara moda transportasi kereta api dan laut, khususnya bagi penumpang yang ingin menyeberang ke Bali atau sebaliknya,” tegas VP Public Relations KAI, Anne Purba. Operasional 11 kereta pulang pergi ini didukung oleh sistem manajemen yang terpadu melalui aplikasi Access by KAI, memungkinkan penumpang untuk mengakses informasi jadwal, melakukan pemesanan tiket, dan koordinasi perjalanan berbagai moda secara waktu nyata untuk memaksimalkan efisiensi konektivitas.
(Redaksi)

