19 April 2026 – Pertandingan penuh drama tersaji di London ketika Tottenham Hotspur menjamu Brighton & Hove Albion dalam lanjutan Premier League. Laga yang berlangsung intens ini berakhir dengan skor 2-2, setelah Brighton mencetak gol penyeimbang di masa injury time yang memupus harapan tuan rumah meraih kemenangan.
Bermain di Tottenham Hotspur Stadium, Spurs tampil dengan motivasi tinggi sejak awal. Posisi mereka yang masih berada di papan bawah klasemen membuat kemenangan menjadi kebutuhan mendesak. Tekanan langsung diberikan kepada lini pertahanan Brighton, meskipun peluang bersih baru tercipta pada menit ke-21.
Xavi Simons menjadi pemain pertama yang mengancam gawang lawan setelah melakukan aksi individu melewati Kaoru Mitoma. Namun, tembakannya masih melebar dari sasaran. Brighton tidak tinggal diam dan sempat mengancam balik, tetapi upaya mereka digagalkan oleh penyelamatan krusial Micky van de Ven yang menyapu bola di depan gawang sebelum bisa dimanfaatkan Danny Welbeck.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-38. Umpan dari Simons ke dalam kotak penalti disambut dengan baik oleh Pedro Porro yang memenangkan duel udara dan menanduk bola ke gawang Bart Verbruggen. Tottenham pun unggul 1-0.
Keunggulan itu hampir bertambah hanya beberapa menit kemudian, namun sepakan Porro dari jarak dekat justru membentur mistar. Situasi ini menjadi titik balik, karena menjelang turun minum Brighton berhasil menyamakan kedudukan. Mitoma mencetak gol indah lewat sepakan voli setelah menerima umpan dari Pascal Groß, membuat skor kembali imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, Tottenham meningkatkan intensitas serangan. Mereka tampil lebih dominan dan berulang kali menciptakan peluang, meski penyelesaian akhir masih menjadi kendala. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-77 ketika Simons mencetak gol lewat aksi individu yang impresif. Ia melewati dua pemain sebelum melepaskan tembakan akurat ke sudut gawang, membawa Spurs kembali unggul 2-1.
Setelah unggul, Tottenham mencoba mengamankan keunggulan dengan memperketat pertahanan. Namun, tekanan dari Brighton terus meningkat seiring berjalannya waktu. Ketegangan mencapai puncaknya di masa injury time.
Kesalahan dalam penguasaan bola oleh Kevin Danso dimanfaatkan dengan cepat oleh Jan Paul van Hecke. Ia merebut bola dan mengirim umpan tarik ke dalam kotak penalti yang langsung disambut oleh Georginio Rutter. Sepakan keras Rutter tidak mampu dibendung kiper dan mengubah skor menjadi 2-2 pada menit ke-95.
Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Tottenham yang sudah di ambang kemenangan. Hingga peluit akhir dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Hasil imbang ini membuat Tottenham masih tertahan di posisi ke-18 klasemen, hanya terpaut tipis dari zona aman. Sementara itu, Brighton tetap berada di papan tengah dengan koleksi 47 poin.
Pertandingan ini memperlihatkan betapa krusialnya konsentrasi hingga detik terakhir. Tottenham yang sudah begitu dekat dengan kemenangan harus kembali menunda harapan mereka, sementara Brighton menunjukkan semangat juang tinggi dengan tidak menyerah hingga akhir laga. (Redaksi)

