Jakarta, 5 Agustus 2025 – Setelah gangguan operasional yang terjadi pada awal Agustus akibat insiden rintang jalan di jalur KA Argo Bromo Anggrek, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan bahwa layanan perjalanan kereta api telah kembali berjalan normal dan tepat waktu.
Data operasional pada 4 Agustus 2025 menunjukkan bahwa dari 283 KA yang berangkat, sebanyak 280 (99%) berangkat tepat waktu. Sementara dari 284 KA yang tiba, 241 KA (85%) tiba sesuai jadwal, 21 KA (7,2%) terlambat kurang dari 20 menit, dan hanya 22 KA (7,8%) yang terlambat lebih dari 20 menit.
Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pelanggan yang terdampak, KAI memberikan refund penuh bagi pemegang tiket pada tanggal 1 hingga 3 Agustus 2025. Proses refund dilakukan tanpa potongan bea pemesanan dan dapat dilakukan secara tunai atau transfer.
“Sebagai bentuk tanggung jawab atas ketidaknyamanan pelanggan, KAI memperluas akses layanan pengembalian bea tiket 100 persen. Refund ini berlaku bagi pelanggan yang terdampak dan memiliki tiket keberangkatan pada tanggal 1, 2, dan 3 Agustus 2025,” jelas Vice President Public Relations KAI Anne Purba.
Layanan refund dapat diakses secara daring melalui Contact Center 121 atau aplikasi Access by KAI. Pelanggan tak lagi perlu datang ke loket, sehingga prosesnya lebih cepat dan praktis.
Syarat refund mencakup keterlambatan lebih dari satu jam, penolakan perubahan rute, tidak bisa melanjutkan perjalanan, atau penolakan moda transportasi pengganti. Dokumen yang dibutuhkan pun sederhana dan mudah disiapkan.
KAI berharap, dengan kembali normalnya layanan dan kemudahan pengajuan refund, pelanggan tetap nyaman menggunakan moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama perjalanan jarak jauh.
“KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan dan terus melakukan evaluasi untuk meningkatkan keandalan dan pelayanan operasional. Kami juga mengapresiasi pengertian dan dukungan dari seluruh pelanggan. Terima kasih atas kepercayaan yang terus diberikan kepada kami,” tutup Anne. (Redaksi)

