Jakarta, 25 Juli 2025 – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menjadikan Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai pilar utama strategi bisnis dan kinerja keuangan pada semester I 2025. Penerapan kebijakan ESG telah meningkatkan peringkat MSCI ESG BNI dari BBB ke A, mencerminkan perbaikan tata kelola dan praktik keberlanjutan.
Direktur Risk Management David Pirzada menyatakan, “Integrasi ESG telah memperkuat resiliensi portofolio dan membuka akses pendanaan global yang lebih murah.” BNI juga menargetkan Net Zero Emission operasional pada 2028 dan Net Zero pembiayaan pada 2060 untuk mendukung komitmen iklim nasional.
Penyaluran kredit konsolidasi tumbuh 7,1% YoY menjadi Rp778,7 triliun, diiringi likuiditas solid—CASA 72,0% dan DPK Rp900 triliun. NPL menurun ke 1,9% dan CoC tetap di 1%, menunjukkan kualitas aset yang terjaga di tengah ekspansi keberlanjutan.
Laba bersih konsolidasi semester I 2025 sebesar Rp10,1 triliun. Sinergi antara profitabilitas dan praktik ESG memperkuat reputasi BNI serta mendukung pertumbuhan jangka panjang yang inklusif dan berkelanjutan. (Redaksi)

