Jakarta, 29 Agustus 2025 – Dalam upaya memastikan kualitas layanan transportasi publik yang optimal, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin melakukan kunjungan evaluatif ke Stasiun Bekasi pada Kamis (28/8). Agenda tinjauan ini difokuskan untuk menilai efektivitas operasional stasiun dan mengoptimalkan sistem integrasi layanan yang telah diimplementasikan untuk kemudahan masyarakat.
Pelaksanaan kunjungan kerja meliputi pemeriksaan komprehensif terhadap aspek operasional dan kondisi fasilitas, disertai dengan interaksi langsung bersama pengguna layanan. Bobby menyempatkan diri untuk menyapa para penumpang, mendengarkan masukan konstruktif, dan menghimpun aspirasi mereka sebagai bahan pertimbangan pengembangan. Pendekatan ini merefleksikan komitmen serius KAI dalam menjadikan feedback pelanggan sebagai acuan utama peningkatan layanan berkelanjutan.
Manfaat strategis Stasiun Bekasi bagi masyarakat urban semakin nyata dengan kemudahan akses yang ditawarkan. Menurut Wakil Presiden Hubungan Masyarakat KAI Anne Purba, kehadiran stasiun ini memberikan solusi praktis bagi pengguna kereta api jarak jauh yang sebelumnya harus menuju Gambir atau Pasar Senen. “Kini masyarakat cukup berangkat dari Bekasi, yang sangat membantu warga urban di jalur Commuter Line Jabodetabek maupun mereka yang ingin melanjutkan perjalanan ke Manggarai untuk menggunakan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta,” jelas Anne.
Integrasi transportasi yang efektif ini mencerminkan visi KAI dalam menciptakan ekosistem transportasi yang lancar dan ramah pengguna. Bobby menekankan bahwa keberhasilan dalam memberikan kemudahan akses ini tidak lepas dari implementasi konsisten nilai-nilai organisasi yang dipegang seluruh Insan KAI, yaitu integritas, kerjasama tim, akuntabilitas, dan tanggung jawab dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab.
(Redaksi)

