Jakarta, 5 September 2025 – Layanan KA Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) mencatat pencapaian tertinggi jumlah penumpang sepanjang awal bulan ini. Lonjakan terjadi pada libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, di mana ribuan pelanggan memilih akses kereta untuk menuju bandara.

Pada 4 September, KA Bandara YIA melayani 8.573 pelanggan dalam sehari, jumlah tertinggi sejak awal September. Hingga siang 5 September, data menunjukkan sudah ada 7.851 pelanggan yang terlayani maupun memesan tiket, dan angka ini diprediksi terus bertambah.

Selain KA YIA, layanan KA Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS) juga mengalami lonjakan. Dengan 10 perjalanan per hari, BIAS mencatat 2.305 pelanggan pada 4 September, atau okupansi 121 persen. Layanan ini tak hanya menghubungkan bandara, tetapi juga mobilitas aglomerasi di wilayah Madiun dan sekitarnya.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menekankan pentingnya integrasi layanan agar penumpang dapat lebih mudah menjangkau berbagai moda transportasi.
“Melalui layanan terintegrasi, pelanggan dapat lebih mudah mengakses perjalanan jarak jauh, mobilitas harian, maupun transportasi ke bandara secara efisien dan terukur di wilayah Daop 6 Yogyakarta sebagai daerah wisata,” ujar Anne.

Tren peningkatan juga terlihat pada layanan KA jarak jauh. Pada 4 September, KAI melayani 192.186 penumpang di seluruh Indonesia. Khusus wilayah Yogyakarta dan Solo, KA Joglosemarkerto menjadi favorit dengan okupansi hampir dua kali lipat dari kapasitas yang tersedia.

Tak ketinggalan, Commuter Line juga terdampak lonjakan. Pengguna Commuter Line Yogyakarta naik dari 16.364 menjadi 22.602 orang dalam beberapa hari, sedangkan KA Prameks meningkat hingga 44 persen.

KAI menambahkan 44.437 kursi ekstra pada 24 perjalanan jarak jauh per hari untuk mengantisipasi kepadatan. Di sisi lain, KAI Commuter menambah perjalanan Yogyakarta–Palur agar mobilitas masyarakat tetap terlayani dengan baik.

“Optimalisasi layanan KAI Group di wilayah Daop 6 Yogyakarta pada masa libur panjang ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus mendukung aktivitas masyarakat dengan transportasi berbasis rel yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” tutup Anne. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *