Jakarta, 8 Agustus 2025 – Gelar doktor Ilmu Ekonomi yang diraih Didiek Hartantyo dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memperkuat komitmennya terhadap peningkatan kualitas layanan di PT Kereta Api Indonesia (Persero). Dalam risetnya, Didiek membuktikan bahwa layanan berkualitas memiliki dampak signifikan terhadap kinerja keuangan dan keberlanjutan perusahaan.
Penelitian ini melibatkan analisis data pelanggan dari berbagai segmen, mulai dari penumpang kelas ekonomi hingga eksekutif. Hasilnya menunjukkan bahwa perbaikan kualitas layanan, baik dalam hal ketepatan waktu, kebersihan kereta, maupun profesionalisme petugas, berdampak langsung pada peningkatan minat perjalanan menggunakan kereta api.
Didiek juga memaparkan model hubungan antara kualitas layanan dan profitabilitas perusahaan. Ia menemukan bahwa setiap peningkatan skor kualitas layanan sebesar 1% dapat berkontribusi pada pertumbuhan pendapatan hingga 0,5% per tahun. Temuan ini membuktikan bahwa investasi di bidang layanan tidak hanya meningkatkan citra perusahaan, tetapi juga memberikan keuntungan finansial yang terukur.
Dalam sidang terbuka, Didiek mencontohkan beberapa inovasi layanan KAI yang telah terbukti efektif, seperti peningkatan fasilitas stasiun, penambahan jadwal perjalanan, dan penyediaan layanan ramah disabilitas. Menurutnya, langkah-langkah ini menjadi bukti konkret bagaimana perbaikan layanan mampu mengubah persepsi publik terhadap KAI.
Ia menekankan bahwa layanan berkualitas bukan hanya tanggung jawab frontliner, melainkan seluruh unsur perusahaan. “Mulai dari manajemen puncak hingga staf operasional, semua harus memiliki komitmen yang sama terhadap kualitas,” tegasnya.
Selain berdampak pada kepuasan pelanggan, riset ini juga menemukan bahwa layanan yang konsisten dapat menciptakan keunggulan kompetitif jangka panjang. Hal ini penting, terutama di tengah persaingan transportasi yang semakin ketat dengan moda lain seperti pesawat dan bus cepat.
Didiek berharap temuannya dapat menjadi pedoman strategis bagi KAI dan perusahaan transportasi lainnya. Menurutnya, fokus pada kualitas layanan adalah investasi yang memberikan hasil berkelanjutan, baik dari sisi keuangan maupun loyalitas pelanggan.
Apresiasi pun datang dari berbagai pihak, termasuk UNS yang menyebut penelitian ini sebagai kontribusi besar terhadap literatur akademik dan praktik bisnis transportasi modern. (Redaksi)

