Pencarian Korban KM Virgo Terus Berlanjut, Satu Jasad Ditemukan di Dalam Kapal dan Temuan di Seruyan Diselidiki

21 September 2026 – Upaya pencarian korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa kembali membuahkan hasil pada Minggu, 20 September 2026. Tim penyelam Basarnas Special Group atau BSG menemukan satu korban yang berada di dalam badan kapal saat proses penyisiran dilakukan. Korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, sementara operasi pencarian terhadap korban lainnya masih terus berlangsung.

Dalam pencarian tersebut, Basarnas mengerahkan enam penyelam dari BSG untuk menyisir bagian dalam kapal yang tenggelam. Kondisi kapal yang berada di bawah permukaan air membuat proses evakuasi membutuhkan kehati-hatian tinggi, terutama untuk memastikan keselamatan para penyelam selama berada di lokasi. Setelah korban berhasil ditemukan, Tim SAR Gabungan langsung melakukan proses evakuasi menuju KN SAR Kamajaya.

Kepala Basarnas M Syafii menjelaskan bahwa korban ditemukan oleh penyelam BSG ketika mereka melakukan pencarian langsung di dalam badan KM Virgo Transport 8. Setelah berhasil dievakuasi dari kapal, korban dibawa menuju KN SAR Kamajaya untuk menjalani proses penanganan berikutnya. Tim SAR kemudian menyiapkan proses evakuasi lanjutan dengan memanfaatkan dukungan unsur udara yang berada di sekitar lokasi operasi.

Untuk mempercepat proses evakuasi, Basarnas menyiapkan Helikopter HR 3601 dengan menggunakan teknik hoisting rescue net. Metode tersebut memungkinkan korban diangkat dari lokasi menggunakan jaring penyelamatan yang kemudian ditarik menuju helikopter secara terukur. Penggunaan metode ini disesuaikan dengan kondisi medan dan kebutuhan operasi agar proses pemindahan korban dapat dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel yang terlibat.

Basarnas menegaskan bahwa seluruh unsur SAR Gabungan masih bekerja untuk menemukan korban lainnya yang kemungkinan berada di sekitar lokasi tenggelamnya kapal. Operasi dilakukan dengan mengoptimalkan berbagai unsur yang tersedia, mulai dari penyelam, kapal SAR, hingga dukungan udara. Keselamatan personel tetap menjadi salah satu pertimbangan utama karena proses pencarian dilakukan di lingkungan laut dan melibatkan penyisiran terhadap badan kapal yang telah tenggelam.

Di tengah berlanjutnya operasi tersebut, informasi lain mengenai penemuan jasad muncul dari wilayah pesisir Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Warga Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, menemukan sebuah jasad di kawasan pantai pada Minggu sore. Penemuan tersebut langsung menjadi perhatian karena lokasi ditemukannya jasad berada di kawasan pesisir yang berpotensi memiliki keterkaitan dengan pencarian korban insiden KM Virgo Transport 8.

Kepolisian setempat membenarkan adanya laporan mengenai penemuan jasad tersebut. Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi menyampaikan bahwa personel telah bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Namun, hingga Minggu malam, belum ada kepastian mengenai identitas jasad maupun keterangan resmi yang menyatakan bahwa jasad tersebut merupakan korban KM Virgo Transport 8.

Kondisi jasad yang ditemukan juga masih dalam proses pemeriksaan. Identitas, termasuk jenis kelamin, belum diketahui secara pasti karena saat pertama kali ditemukan oleh warga belum terdapat petugas berwenang di lokasi. Warga yang berada di sekitar kawasan tersebut juga belum melakukan tindakan lebih lanjut karena menunggu kedatangan aparat dan tim terkait untuk memastikan prosedur pemeriksaan serta evakuasi dapat dilakukan dengan benar.

Penemuan jasad di Seruyan kini menjadi bagian yang turut diperiksa oleh aparat dan tim terkait untuk mengetahui apakah memiliki hubungan dengan kecelakaan KM Virgo Transport 8. Proses identifikasi akan menjadi tahapan penting sebelum dapat dipastikan apakah jasad tersebut merupakan salah satu korban kapal tenggelam atau berasal dari peristiwa lain. Pemeriksaan terhadap kondisi jasad dan pencocokan dengan data korban yang masih dalam pencarian akan menjadi dasar untuk menentukan identitasnya.

Sementara itu, operasi pencarian di sekitar lokasi KM Virgo Transport 8 tetap dilanjutkan oleh Tim SAR Gabungan. Basarnas mengerahkan berbagai sumber daya yang tersedia untuk memperluas area pencarian sekaligus mengevakuasi setiap korban yang berhasil ditemukan. Penemuan satu korban oleh penyelam pada Minggu menjadi perkembangan terbaru dalam operasi tersebut, sedangkan informasi mengenai jasad yang ditemukan di Seruyan masih menunggu hasil pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *