18 Mei 2026 – Barcelona kembali menunjukkan kualitasnya sebagai penguasa Liga Spanyol musim ini. Meski gelar juara sudah berhasil diamankan lebih awal, Blaugrana tetap tampil dengan motivasi tinggi saat menjalani pertandingan kandang terakhir musim 2025/2026.
Bermain di hadapan ribuan pendukung yang memadati Camp Nou, pasukan Hansi Flick bertekad menutup laga kandang dengan hasil manis. Setelah sempat tersandung pada pertandingan sebelumnya, Barcelona berhasil bangkit dan kembali menunjukkan permainan agresif yang menjadi ciri khas mereka sepanjang musim.
Hasilnya, Real Betis harus pulang dengan tangan hampa setelah Barcelona meraih kemenangan meyakinkan 3-1. Raphinha menjadi bintang utama melalui penampilan gemilangnya dengan dua gol yang mengantar Blaugrana kembali ke jalur kemenangan.
Laga lanjutan Liga Spanyol yang berlangsung Senin (18/5/2026) dini hari WIB tersebut menjadi pertandingan emosional bagi Barcelona. Selain menjadi partai kandang terakhir musim ini, pertandingan juga menjadi momen perayaan gelar juara yang sudah dipastikan sejak kemenangan penting di El Clasico pekan sebelumnya.
Meski begitu, Barcelona datang dengan misi tambahan.
Kekalahan tipis dari Alaves pada pertengahan pekan sebelumnya sempat menghentikan ambisi mereka menutup musim dengan raihan 100 poin. Karena itu, kemenangan atas Real Betis menjadi target yang ingin diwujudkan.
Sejak awal pertandingan, Barcelona langsung mengambil alih jalannya permainan.
Penguasaan bola mutlak kembali menjadi senjata utama tim tuan rumah. Blaugrana terus menekan pertahanan Betis melalui kombinasi umpan cepat dan pergerakan antarlini yang membuat lawan kesulitan keluar dari tekanan.
Sejumlah peluang sempat tercipta pada menit-menit awal.
Namun rapatnya lini pertahanan Real Betis serta penampilan disiplin kiper Alvaro Valles membuat Barcelona harus bersabar.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-28.
Raphinha sukses membawa Barcelona unggul melalui skema bola mati.
Situasi tendangan bebas dimanfaatkan dengan baik oleh pemain asal Brasil tersebut. Eksekusi yang dilepaskannya berbuah gol dan membuat Camp Nou bergemuruh menyambut keunggulan Blaugrana.
Gol tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri Barcelona.
Menjelang turun minum, Fermin Lopez hampir menggandakan keunggulan timnya. Ia memperoleh ruang tembak yang cukup ideal, tetapi Alvaro Valles tampil sigap dan berhasil melakukan penyelamatan penting.
Peluang lain kembali hadir melalui Joao Cancelo.
Bek sayap tersebut sempat berdiri bebas di area berbahaya, tetapi sepakannya hanya melintas tipis di sisi gawang.
Memasuki babak kedua, dominasi Barcelona belum berhenti.
Tekanan terus diberikan kepada pertahanan Real Betis hingga akhirnya kesalahan di lini belakang tim tamu berujung petaka.
Pada menit ke-62, Raphinha kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Kesalahan antisipasi pemain Betis mampu dimanfaatkan dengan sempurna oleh sang winger yang mencetak gol keduanya di pertandingan ini.
Barcelona pun unggul 2-0.
Namun pertandingan kembali hidup beberapa menit kemudian.
Real Betis mendapatkan hadiah penalti setelah wasit meninjau tayangan ulang melalui VAR.
Keputusan itu diambil setelah terjadi pelanggaran di area terlarang.
Isco yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan menaklukkan Joan Garcia.
Skor berubah menjadi 2-1 dan Betis sempat membuka harapan untuk bangkit.
Meski demikian, Barcelona tidak membiarkan momentum berpindah ke tangan lawan.
Respon cepat ditunjukkan pasukan Hansi Flick.
Pada menit ke-74, kerja sama apik Pedri dan Joao Cancelo menghasilkan gol ketiga Barcelona.
Pedri mengawali serangan sebelum bola mengarah kepada Cancelo di sisi depan kotak penalti.
Tanpa banyak sentuhan, Cancelo melepaskan tembakan keras yang meluncur ke sudut gawang dan gagal dihentikan kiper Betis.
Gol tersebut praktis mengunci kemenangan Barcelona.
Di sisa pertandingan, Robert Lewandowski sebenarnya memiliki kesempatan menambah keunggulan. Penyerang asal Polandia itu tinggal berhadapan dengan penjaga gawang, tetapi peluang emas tersebut gagal dimanfaatkan setelah sepakannya melebar.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 3-1 tetap bertahan.
Kemenangan ini membawa Barcelona mengoleksi 94 poin di puncak klasemen Liga Spanyol dari 37 pertandingan.
Sementara Real Betis masih tertahan di posisi kelima dengan raihan 57 poin.
Bagi Barcelona, kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin. Hasil tersebut menjadi penegasan bahwa meski gelar sudah di tangan, semangat kompetitif mereka tetap terjaga hingga akhir musim.
Sementara bagi Raphinha, dua gol yang diciptakannya menjadi bukti bahwa dirinya terus menjadi salah satu sosok paling berpengaruh dalam perjalanan sukses Blaugrana musim ini. (Redaksi)

