16 Mei 2026 – Pekan lanjutan Super League Indonesia kembali menghadirkan pertandingan penuh drama dan hujan gol. Kali ini sorotan tertuju pada duel antara PSBS Biak dan Arema FC yang berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Tujuh gol tercipta dalam laga yang menyuguhkan permainan terbuka, aksi cepat, dan ketajaman lini depan yang sulit dibendung.
Di tengah sengitnya persaingan menjelang akhir musim, Arema FC berhasil menunjukkan kualitasnya. Tim berjuluk Singo Edan tampil tajam dan efektif untuk menaklukkan PSBS Biak dengan skor meyakinkan 5-2.
Pertandingan yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, pada Jumat malam berlangsung menarik sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim langsung memperlihatkan niat menyerang dan tidak menunggu terlalu lama untuk menciptakan peluang.
Arema FC lebih dulu mengambil inisiatif permainan. Tekanan yang terus diberikan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-20.
Gol pembuka Singo Edan lahir melalui Gustavo Franca. Memanfaatkan momentum serangan yang dibangun timnya, Gustavo sukses memecah kebuntuan dan membawa Arema unggul 1-0.
Keunggulan tersebut sempat membuat Arema terlihat lebih nyaman menguasai pertandingan. Namun PSBS Biak tidak tinggal diam.
Tuan rumah merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya datang pada menit ke-29 ketika Mohcine Hassan berhasil mencatatkan namanya di papan skor.
Gol tersebut membuat kedudukan berubah menjadi 1-1 dan sempat menghidupkan harapan PSBS untuk mengimbangi permainan lawan.
Namun momen kebangkitan itu ternyata tidak bertahan lama.
Memasuki akhir babak pertama, Arema FC tampil jauh lebih efektif dan menunjukkan kualitas penyelesaian akhir yang luar biasa.
Pada menit ke-40, Joel Vinicius berhasil membawa tim tamu kembali unggul. Gol tersebut menjadi awal dari rentetan mimpi buruk bagi lini pertahanan PSBS.
Hanya berselang satu menit, Dalberto ikut menambah penderitaan lawan. Penyerang Arema itu sukses memperbesar keunggulan menjadi 3-1 melalui penyelesaian yang membuat pertahanan PSBS kembali gagal mengantisipasi serangan.
Tekanan Arema belum berhenti.
Joel Vinicius kembali menjadi pusat perhatian ketika mencetak gol keduanya pada menit ke-44. Brace tersebut membuat Singo Edan semakin menjauh dan mempertegas dominasi mereka sepanjang babak pertama.
Meski tertinggal cukup jauh, PSBS Biak sempat mendapatkan kesempatan memperkecil keadaan pada masa tambahan waktu babak pertama.
Tim tuan rumah memperoleh hadiah penalti dan Luquinhas yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.
Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 4-2 saat turun minum.
Memasuki babak kedua, pertandingan tetap berlangsung dalam tensi tinggi. PSBS mencoba tampil lebih berani demi mengejar ketertinggalan.
Beberapa upaya dilakukan untuk menekan pertahanan Arema. Namun lini belakang Singo Edan tampil lebih disiplin dan mampu meredam berbagai ancaman yang datang.
Di sisi lain, Arema tampak lebih memilih bermain efektif sambil menunggu celah melalui serangan balik.
Meski peluang tetap tercipta di sepanjang babak kedua, gol tambahan baru hadir saat laga memasuki masa tambahan waktu.
Arema FC kembali memperoleh hadiah penalti dan Dalberto dipercaya menjadi algojo.
Tanpa kesalahan, ia sukses menuntaskan tugasnya dan mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut.
Gol itu sekaligus menutup pertandingan dengan skor akhir 5-2 untuk kemenangan Arema FC.
Hasil ini menjadi sinyal positif bagi Singo Edan menjelang berakhirnya kompetisi. Ketajaman lini depan yang diperlihatkan dalam laga ini menunjukkan bahwa Arema masih memiliki potensi besar untuk menutup musim dengan hasil maksimal.
Sementara bagi PSBS Biak, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi. Kebobolan lima gol dalam satu pertandingan memperlihatkan masih adanya celah yang perlu diperbaiki, terutama dalam organisasi pertahanan.
Di sisi lain, malam di Bantul menjadi panggung sempurna bagi Joel Vinicius. Dua gol yang dicetaknya bukan hanya membantu Arema meraih tiga poin, tetapi juga menegaskan perannya sebagai salah satu sosok penting dalam kebangkitan Singo Edan musim ini. (Redaksi)

