5 Mei 2026 – PSM Makassar menunjukkan respons impresif setelah hasil kurang memuaskan di laga sebelumnya dengan menundukkan Bhayangkara FC dalam lanjutan Super League Indonesia. Bermain di Stadion Gelora B.J. Habibie, tim berjuluk Juku Eja mengunci kemenangan 2-1 lewat pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh momentum.

Sejak awal laga, kedua tim tampil dengan pendekatan menyerang. Namun, ketatnya lini pertahanan membuat peluang bersih sulit tercipta sepanjang sebagian besar babak pertama. Intensitas pertandingan justru meningkat drastis menjelang turun minum.

PSM berhasil membuka keunggulan lebih dulu pada masa injury time babak pertama. Dusan Lagator mencatatkan namanya di papan skor pada menit 45+1 setelah memaksimalkan umpan matang dari Victor Luis. Gol tersebut memberi keunggulan sementara bagi tuan rumah dan memantik semangat para pendukung di stadion.

Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Bhayangkara FC langsung merespons cepat hanya berselang beberapa menit. Bernard Henri sukses menyamakan kedudukan pada menit 45+4 setelah menyelesaikan umpan dari Firza Andika. Gol balasan ini memastikan kedua tim menutup babak pertama dengan skor imbang 1-1.

Memasuki babak kedua, tempo permainan tetap tinggi. PSM tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan mulai menekan pertahanan lawan secara lebih konsisten. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-72.

Gol penentu kemenangan dicetak oleh Luka Cumi yang berhasil memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti. Ia menyelesaikan umpan terukur dari Savi Roberto dengan penyelesaian yang tenang, membawa PSM kembali unggul 2-1.

Setelah gol tersebut, Bhayangkara FC mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Meski beberapa kali menekan, mereka kesulitan menembus lini belakang PSM yang bermain disiplin hingga akhir pertandingan. Tidak ada gol tambahan tercipta hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi PSM untuk kembali ke jalur positif setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Bali United. Tambahan tiga poin membuat PSM kini mengoleksi 34 poin dan menjaga peluang memperbaiki posisi di klasemen.

Di sisi lain, Bhayangkara FC harus menerima kenyataan pahit karena belum mampu keluar dari tren negatif. Kekalahan ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka dalam tiga laga terakhir, setelah sebelumnya juga tumbang dari Persis Solo dan Persib Bandung.

Hasil ini menjadi sinyal bahwa persaingan di papan tengah klasemen semakin ketat. Konsistensi performa akan menjadi faktor krusial bagi kedua tim dalam mengarungi sisa pertandingan musim ini. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *