18 April 2026 – Laga sengit tersaji dalam pekan ke-33 Serie A ketika Sassuolo sukses mengamankan kemenangan tipis 2-1 atas Como 1907. Bertanding di Mapei Stadium, tuan rumah tampil efektif meski berada di bawah tekanan penguasaan bola lawan.
Sejak awal pertandingan, Como tampil dominan dalam mengontrol permainan. Mereka lebih banyak menguasai bola dan berusaha membangun serangan secara sabar. Namun, efektivitas justru menjadi milik Sassuolo yang mampu memanfaatkan peluang dengan maksimal.
Kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-42, serangan balik cepat yang dibangun Sassuolo berujung gol indah dari Cristian Volpato. Dengan sentuhan cerdik, ia melepaskan tembakan lob yang melewati jangkauan kiper Jean Butez dan membawa timnya unggul 1-0.
Belum sempat Como bangkit, Sassuolo kembali menghukum lewat skema serangan serupa. Dua menit berselang, giliran M’Bala Nzola yang mencatatkan namanya di papan skor setelah menuntaskan peluang menjadi gol kedua. Keunggulan cepat ini memperlihatkan betapa berbahayanya Sassuolo saat melancarkan transisi dari bertahan ke menyerang.
Como tidak tinggal diam. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil tepat sebelum turun minum. Nico Paz berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sundulan terarah yang menutup babak pertama dengan skor 2-1.
Memasuki babak kedua, Como semakin meningkatkan intensitas serangan. Mereka terus menekan untuk mencari gol penyeimbang, namun pertahanan Sassuolo tampil disiplin dan sulit ditembus. Koordinasi lini belakang menjadi kunci dalam meredam berbagai peluang yang diciptakan tim tamu.
Salah satu sosok yang mencuri perhatian dalam pertandingan ini adalah Jay Idzes. Pemain yang juga kapten tim nasional Indonesia tersebut tampil penuh sepanjang laga dan menunjukkan performa defensif yang impresif. Ia mencatatkan sejumlah aksi penting, mulai dari sapuan krusial, blok tembakan, hingga memenangkan duel-duel penting di area pertahanan.
Kehadirannya memberikan stabilitas bagi lini belakang Sassuolo, terutama saat tim berada di bawah tekanan intens dari Como. Penampilan konsisten ini semakin menegaskan perannya sebagai salah satu pilar penting dalam skuad.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tidak berubah. Sassuolo berhasil mempertahankan keunggulan 2-1 dan mengamankan tiga poin penting di kandang sendiri. Kemenangan ini mengangkat posisi mereka ke peringkat kesembilan klasemen sementara dengan 45 poin.
Di sisi lain, Como harus puas tertahan di posisi kelima dengan 58 poin, meski menunjukkan permainan dominan dalam hal penguasaan bola. Hasil ini menjadi bukti bahwa dalam sepak bola, efektivitas dan ketajaman dalam memanfaatkan peluang sering kali lebih menentukan dibanding sekadar dominasi permainan.
Pertandingan ini juga menjadi panggung bagi pemain-pemain yang mampu tampil di bawah tekanan, sekaligus memperlihatkan pentingnya keseimbangan antara strategi menyerang dan bertahan dalam meraih kemenangan. (Redaksi)

