10 April 2026 – Persaingan sengit di musim awal MotoGP 2026 menghadirkan dinamika yang tak terduga. Ducati yang sebelumnya tampil dominan kini justru belum mampu menunjukkan performa terbaiknya. Meski begitu, pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, tetap percaya bahwa tim pabrikan asal Italia tersebut akan segera bangkit dan kembali kompetitif.
Hingga tiga seri awal musim, Ducati harus mengakui keunggulan Aprilia yang tampil lebih konsisten di lintasan. Dalam tiga balapan utama yang telah digelar, motor Aprilia mampu unggul dan meninggalkan Ducati dalam perebutan posisi terdepan. Situasi ini menjadi sorotan mengingat Ducati sebelumnya dikenal sebagai salah satu tim terkuat di grid.
Pencapaian terbaik Ducati sejauh ini baru sebatas podium ketiga yang diraih oleh Fabio Di Giannantonio pada seri MotoGP Brasil. Di sisi lain, Marc Marquez sempat memberikan secercah harapan dengan kemenangan di sprint race pada seri yang sama. Namun, hasil tersebut belum cukup untuk menegaskan dominasi Ducati seperti musim sebelumnya.
Performa Alex Marquez sendiri juga belum stabil. Ia sempat gagal finis di MotoGP Thailand, lalu hanya mampu finis di posisi keenam di Brasil dan ketujuh di MotoGP Amerika. Hasil ini menunjukkan bahwa persaingan musim ini semakin ketat dan tidak mudah diprediksi.
Alex mengakui bahwa motor Desmosedici GP26 yang ia gunakan saat ini masih kalah kompetitif dibandingkan RS-GP26 milik Aprilia. Ia menilai rivalnya telah melakukan peningkatan signifikan, sementara Ducati terlihat belum mengalami lonjakan performa yang berarti di awal musim.
Meski demikian, keyakinannya terhadap Ducati tidak luntur. Menurutnya, tim tersebut sedang bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan dan menemukan kembali performa terbaiknya. Ia percaya akan ada momen di musim ini di mana Ducati mampu melakukan peningkatan signifikan dan kembali bersaing di barisan depan.
Optimisme ini bukan tanpa alasan. Ducati dikenal sebagai tim dengan kemampuan pengembangan motor yang kuat sepanjang musim. Dalam beberapa musim terakhir, mereka sering kali mampu bangkit setelah awal yang kurang meyakinkan dan kemudian tampil dominan di paruh kedua kompetisi.
MotoGP 2026 sendiri masih panjang, dengan banyak seri tersisa yang dapat menjadi peluang bagi Ducati untuk memperbaiki posisi. Seri berikutnya akan berlangsung di MotoGP Spanyol pada 26 April 2026. Balapan ini diprediksi menjadi momentum penting bagi Ducati untuk mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.
Dengan kerja keras tim dan pengalaman para pembalapnya, peluang Ducati untuk kembali ke puncak masih terbuka lebar. Kini, perhatian tertuju pada bagaimana mereka merespons tekanan dan memanfaatkan sisa musim untuk membalikkan keadaan. (Redaksi)

