Jember, 31 Desember 2025 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menjadikan pos kesehatan sebagai salah satu fokus layanan selama Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 guna mendukung keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api.
Fokus layanan ini diwujudkan dengan pengoperasian pos kesehatan di stasiun-stasiun utama wilayah Daop 9 Jember. Pos tersebut disiapkan sebagai pusat layanan kesehatan awal bagi penumpang dan petugas yang membutuhkan bantuan medis.
KAI Daop 9 Jember menyiagakan pos kesehatan di Stasiun Probolinggo, Stasiun Jember, dan Stasiun Ketapang. Penempatan pos dilakukan untuk memastikan layanan kesehatan mudah diakses oleh penumpang.
Selama pelaksanaan Angkutan Nataru 2025/2026, sebanyak 17 penumpang tercatat telah memanfaatkan layanan pos kesehatan. Hal ini menunjukkan pentingnya keberadaan fasilitas kesehatan dalam mendukung kelancaran layanan kereta api.
Pos kesehatan dilengkapi tenaga medis profesional serta peralatan medis dasar. Layanan yang tersedia mencakup pemeriksaan kesehatan ringan, pertolongan pertama pada kondisi darurat, konsultasi kesehatan singkat, hingga penanganan awal sebelum rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa pos kesehatan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan layanan yang berorientasi pada keselamatan.
“Penyediaan pos kesehatan ini merupakan wujud nyata komitmen KAI Daop 9 Jember dalam memberikan layanan transportasi yang aman, sehat, dan humanis. Selain untuk pelanggan, keberadaan pos kesehatan juga penting dalam memastikan kondisi petugas yang berdinas tetap prima sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” ujar Cahyo.
Ia menambahkan bahwa penanganan kesehatan juga dilakukan selama perjalanan kereta api apabila terdapat penumpang yang membutuhkan bantuan medis.
“Tidak hanya di pos kesehatan stasiun, kami juga memastikan penanganan bagi penumpang yang membutuhkan bantuan medis saat berada di atas kereta. Petugas akan melakukan penanganan awal dan jika dibutuhkan, kami segera mengarahkan penumpang ke pos kesehatan stasiun terdekat atau fasilitas kesehatan lanjutan,” jelasnya.
Seluruh layanan pos kesehatan tersebut dipastikan telah berjalan sesuai Standar Pelayanan Minimum (SPM) Perkeretaapian, sehingga pelanggan dapat merasa lebih tenang selama menggunakan layanan kereta api di masa libur Nataru. (Redaksi)

