Jakarta, 24 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia menyiapkan konsep hijau untuk pengembangan Stasiun Gambir sesuai dengan masukan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang menekankan pentingnya aspek lingkungan dalam transformasi stasiun. Konsep hijau ini mencerminkan komitmen KAI terhadap pembangunan berkelanjutan yang memperhatikan keseimbangan antara fungsi transportasi dan kelestarian lingkungan.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa konsep hijau akan diimplementasikan melalui berbagai strategi termasuk penambahan vegetasi di seluruh kawasan stasiun, penggunaan material ramah lingkungan, penerapan sistem manajemen energi yang efisien, sistem pengolahan air, serta desain bangunan yang memaksimalkan pencahayaan dan ventilasi alami untuk mengurangi konsumsi energi.
Konsep ini merespons masukan Seskab yang mengusulkan penambahan elemen hijau di kawasan Stasiun Gambir untuk menciptakan lingkungan yang lebih teduh dan nyaman. Teddy menilai bahwa integrasi alam ke dalam desain stasiun tidak hanya meningkatkan estetika tetapi juga memberikan manfaat ekologis dan kesehatan bagi penumpang serta masyarakat sekitar.
Bobby menyatakan bahwa penataan tata ruang luar gedung kawasan akan dirancang dengan menghadirkan elemen vegetasi pada ruang antarbangunan hingga area rooftop guna menciptakan lingkungan yang lebih teduh dan humanis di tengah kawasan pusat kota. KAI juga akan mengembangkan taman vertikal dan area hijau di berbagai titik strategis untuk meningkatkan kualitas udara, mengurangi polusi, dan menciptakan suasana yang lebih segar bagi pengguna stasiun.
(Redaksi)

