Jakarta, 24 Desember 2025 – Integrasi Stasiun Gambir dengan sistem MRT Jakarta menjadi fokus pembahasan antara PT Kereta Api Indonesia dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam upaya menciptakan sistem mobilitas perkotaan yang terpadu. Integrasi ini dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang menggunakan berbagai moda transportasi.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa integrasi dengan MRT akan memungkinkan penumpang untuk berpindah antara kereta api jarak jauh dan sistem transportasi massal cepat dengan lebih mudah dan efisien. Pengembangan akan mencakup pembangunan jalur pedestrian yang nyaman, sistem signage yang jelas, serta koordinasi jadwal dan sistem tiket yang terintegrasi untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang seamless.

Fokus pada integrasi ini sejalan dengan visi Seskab untuk menjadikan Stasiun Gambir sebagai hub transportasi terpadu di pusat Jakarta. Teddy menekankan pentingnya konektivitas antar moda transportasi untuk meningkatkan efisiensi mobilitas perkotaan dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. Integrasi yang baik akan mendorong lebih banyak masyarakat untuk menggunakan transportasi publik.

Bobby menyatakan bahwa KAI akan bekerja sama dengan operator MRT Jakarta dan pemerintah daerah untuk merealisasikan integrasi yang optimal. Pengembangan akan mempertimbangkan aspek teknis, operasional, dan pengalaman pengguna untuk memastikan bahwa integrasi dapat berjalan dengan lancar. KAI juga akan mengintegrasikan Gambir dengan layanan bus dan moda transportasi lainnya untuk menciptakan sistem mobilitas yang komprehensif di kawasan pusat kota.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *