Jakarta, 2 Desember 2025 – Dalam rangkaian Inspeksi Jalur menggunakan Kereta Api Inspeksi (KAIS) yang dilaksanakan pada 2 hingga 4 Desember 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara khusus menyoroti kesiapan fasilitas layanan di stasiun-stasiun krusial di lintas Jawa. Pemeriksaan ini mencakup stasiun-stasiun besar dan padat seperti Cirebon, Semarang Tawang, Madiun, Yogyakarta, Malang, hingga Ketapang. Fokusnya adalah memastikan bahwa Keandalan Prasarana di stasiun, mulai dari peron hingga gate keberangkatan, siap sepenuhnya melayani lonjakan penumpang Nataru.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa pengawasan tidak hanya terhenti di jalur, tetapi juga pada titik-titik layanan pelanggan. Ia menegaskan bahwa seluruh stasiun dan titik operasional dipantau langsung guna memastikan kesiapan fasilitas. Penguatan ini dipersiapkan agar pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, lancar, dan nyaman. “Kami menempatkan keselamatan sebagai tujuan utama. Inspeksi ini difokuskan pada kondisi jalur, sinyal, jembatan, serta kesiapan fasilitas stasiun agar seluruh perjalanan dapat berlangsung optimal,” ujar Bobby.
Inspeksi tersebut merupakan langkah penting untuk menjaga keandalan perjalanan selama 18 hari masa angkutan Nataru, yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Selain pemeriksaan stasiun, KAI juga telah memperkuat prasarana fisiknya, termasuk pemasangan 84.525 meter rel baru dan penambahan 189.883 meter kubik batu kricak. Secara struktural, 12.084 batang bantalan sintetis juga telah dipasang pada jembatan berstruktur baja untuk meningkatkan daya tahan jalur.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menambahkan bahwa KAI telah menyiagakan 2.483 petugas tambahan di berbagai posisi, termasuk layanan pelanggan di stasiun. Inspeksi bersama DJKA Kemenhub dan KNKT ini merupakan bentuk antisipasi KAI dalam menjaga kesiapan prasarana dan layanan menjelang periode mobilitas yang meningkat. Anne menutup, “Antisipasi aspek keselamatan serta penguatan layanan pelanggan terus kami perkuat agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman bagi pelanggan pada musim liburan ini.” (Redaksi)

