Jakarta, 2 Desember 2025 – Inspeksi Nataru 2025/2026 menjadi langkah strategis PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam menghadapi lonjakan penumpang selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pendekatan strategis ini memastikan kesiapan perusahaan dalam menghadapi tantangan periode puncak.
Wakil Direktur Utama KAI Dody Budiawan memimpin inspeksi strategis yang melibatkan seluruh jajaran direksi termasuk Direktur Perencanaan Strategis dan Manajemen Risiko Wilaman Hatoguan Marudut Sijabat. Inspeksi tidak hanya fokus pada aspek operasional taktis, tetapi juga pada strategi jangka panjang dalam menghadapi lonjakan. Pendekatan strategis ini memastikan bahwa persiapan tidak hanya memadai untuk periode saat ini, tetapi juga memberikan pembelajaran untuk masa mendatang.
Dody menjelaskan bahwa lonjakan penumpang selama Natal merupakan tantangan yang berulang setiap tahun dan memerlukan strategi yang matang. Inspeksi mencakup evaluasi kapasitas, sistem manajemen lonjakan, dan strategi komunikasi dengan pelanggan. “KAI memastikan seluruh komponen mulai dari SDM, sarana, prasarana, hingga fasilitas pelayanan siap melayani pelanggan selama periode Nataru. Pemeriksaan ini kami lakukan untuk menjamin operasional berjalan aman dan lancar,” jelasnya.
Hasil inspeksi menjadi masukan penting untuk penyusunan strategi jangka panjang KAI dalam mengelola periode puncak. Dengan menjadikan inspeksi Nataru sebagai langkah strategis, KAI tidak hanya mempersiapkan operasional jangka pendek tetapi juga membangun kapabilitas jangka panjang dalam menghadapi lonjakan Natal.
(Redaksi)

