Purwokerto, 01 Desember 2025 — Menjelang puncak mobilitas akhir tahun, KAI Daop 5 Purwokerto memastikan kesiapsiagaan seluruh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) melalui tes narkoba mendadak. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga konsistensi pelayanan di tengah meningkatnya arus perjalanan masyarakat.
Pemeriksaan dilaksanakan secara acak di UPT Crew KA Purwokerto dan didukung oleh BNN Kabupaten Banyumas. Metode ini dipilih untuk memastikan bahwa hasil tes menggambarkan kondisi sebenarnya dari petugas di lapangan.
Pelaksana Harian Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Imanuel Setya Budi Harwanto menegaskan bahwa pelaksanaan tes dilakukan secara tertutup. “Pemeriksaan tes narkoba dilaksanakan secara rahasia dan tidak ada pemberitahuan sebelumnya,” ucapnya.
Pemeriksaan meliputi berbagai personel operasional, mulai dari masinis, asisten masinis, teknisi kereta api, kondektur, Polsuska, hingga petugas keamanan. Mereka merupakan bagian krusial dalam mengawal perjalanan kereta selama masa liburan.
Tes urine dilakukan menggunakan tujuh parameter untuk mendeteksi Amphetamine (AMP), Methamphetamine (MET), Kokain (COC), Ganja (THC), Benzodiazepin (BZO), Morfin (MOP), dan Carisoprodol (SOMA). Prosedur ini memastikan tidak ada potensi penyalahgunaan narkotika oleh petugas.
Selain pemeriksaan, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi dari BNN mengenai pencegahan dan pemberantasan narkoba. Edukasi ini menjadi penguat dalam menjaga integritas petugas operasional.
Imanuel menegaskan bahwa pemeriksaan berkala menjadi upaya KAI untuk memastikan operasional berjalan aman, nyaman, dan sesuai standar keselamatan. “Dengan adanya pemeriksaan tes narkoba ini, KAI Daop 5 Purwokerto memastikan bahwa petugas yang berdinas dalam kondisi sehat dan tidak memiliki pengaruh terhadap penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh petugas dinyatakan negatif narkoba. Temuan ini memperkuat kesiapan Daop 5 Purwokerto dalam menghadapi lonjakan perjalanan masyarakat sepanjang periode Nataru 2025/2026. (Redaksi)

