Palembang, 1 Desember 2025 — Upaya KAI Divre III Palembang dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat terus dilakukan menjelang masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, salah satunya melalui penambahan tiga rangkaian KA Rajabasa yang melayani relasi Kertapati–Tanjungkarang. Penambahan ini meningkatkan jumlah rangkaian menjadi delapan unit dan langsung dioperasikan mulai hari ini.
Peningkatan jumlah armada ini diharapkan dapat mengakomodasi volume perjalanan yang biasanya mengalami lonjakan pada libur akhir tahun. Dengan total kapasitas 848 tempat duduk per hari, Rajabasa kini mampu menampung lebih banyak pelanggan yang hendak bepergian dari Sumatera Selatan menuju Lampung atau sebaliknya.
Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa peningkatan armada merupakan langkah responsif perusahaan terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. “Melihat tren peningkatan permintaan perjalanan pada musim liburan Nataru, KAI Divre III melakukan penambahan tiga rangkaian KA Rajabasa sebagai langkah antisipatif untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan transportasi yang aman dan nyaman,” ujar Aida.
Pemesanan tiket Rajabasa sendiri terus meningkat sejak dibuka untuk periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Namun, hingga saat ini, sekitar 35 persen tiket masih tersedia, memberi peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan jadwal keberangkatan sesuai kebutuhan perjalanan mereka.
Aida juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pemesanan tiket. “Kami mengajak pelanggan untuk segera memesan karena ketersediaan tempat duduk masih terbuka. Pemesanan dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, website KAI, dan seluruh kanal resmi lainnya,” jelas Aida.
Selain memperluas kapasitas layanan, KAI Divre III juga memberikan imbauan terkait aturan keselamatan dan barang bawaan. Penumpang diminta menyesuaikan bagasi dengan batasan yang telah ditentukan, termasuk memperhatikan ketentuan barang yang diperbolehkan dan dilarang dibawa.
Beberapa barang masih dapat dibawa seperti bagasi hingga 20 kg, sepeda lipat tertentu, dan alat bantu mobilitas. Namun, barang seperti hewan peliharaan, senjata api, barang mudah meledak, serta zat berbau menyengat tetap dilarang guna menjamin kenyamanan dan keamanan seluruh pelanggan.
Aida juga menambahkan pentingnya menjaga barang penumpang selama perjalanan. “Kami mengimbau pelanggan untuk tetap waspada dan menjaga barang bawaannya secara mandiri. Kehilangan barang pribadi bukan menjadi tanggung jawab perusahaan,” ungkapnya.
Dengan peningkatan sarana dan layanan tersebut, perjalanan masyarakat Sumsel–Lampung diharapkan semakin lancar, tertata, dan nyaman sepanjang libur Nataru 2025/2026. (Redaksi)

