Madiun, 30 November 2025 – Menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, KAI Daop 7 Madiun terus meningkatkan kesiapan operasional, salah satunya melalui penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Upaya ini dilakukan untuk menghadapi potensi lonjakan penumpang yang diperkirakan mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. KAI menilai bahwa kesiapan petugas di lapangan sangat menentukan kelancaran perjalanan kereta api selama masa libur akhir tahun.

Program peningkatan kualitas SDM ini mencakup pelatihan teknis, penyegaran prosedur keamanan, hingga simulasi penanganan keadaan darurat. Seluruh pegawai yang terlibat dalam operasional, termasuk masinis, PPKA, petugas langsir, hingga tim perawatan sarana dan prasarana, diwajibkan mengikuti rangkaian pelatihan untuk memastikan respons cepat dan akurat di lapangan.

Vice President Daop 7 Madiun menegaskan bahwa pengerahan SDM berkualitas merupakan prioritas utama. Menurutnya, petugas yang sigap dan memahami standar operasional dengan baik akan berkontribusi besar pada kelancaran perjalanan, terutama pada saat volume penumpang meningkat drastis dalam waktu singkat. KAI ingin memastikan bahwa seluruh potensi gangguan dapat diminimalkan sejak awal.

Selain pelatihan internal, KAI Daop 7 juga menggandeng beberapa instansi terkait untuk memberikan pembekalan tambahan, seperti pelatihan keselamatan dari Basarnas, penanganan kebakaran dari Damkar, hingga simulasi pertolongan pertama dari PMI. Kolaborasi ini dilakukan agar seluruh petugas semakin siap menghadapi berbagai kondisi di lapangan.

Pemeriksaan kesiapan fisik dan mental juga dilakukan secara berkala. Petugas yang bertugas pada masa Nataru diwajibkan menjalani pengecekan kesehatan untuk memastikan mereka dalam kondisi prima saat menjalankan tugas. Langkah ini menjadi penting mengingat intensitas pekerjaan yang meningkat pada periode Nataru.

KAI Daop 7 juga memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan tugas di lapangan. Pimpinan unit secara aktif melakukan supervisi langsung agar seluruh SOP dijalankan dengan konsisten. Pengawasan ini bertujuan menjaga kedisiplinan sekaligus memastikan standar pelayanan diterapkan secara merata.

Petugas frontliner seperti customer service, petugas boarding, dan keamanan stasiun juga mendapatkan pembekalan terkait peningkatan kualitas pelayanan. Fokusnya adalah memberikan layanan yang ramah, cepat, dan tepat kepada penumpang yang diperkirakan akan memadati stasiun-stasiun di wilayah Daop 7.

Selain itu, KAI juga menambah jumlah petugas siaga pada beberapa titik strategis, seperti persinyalan vital, jembatan, hingga emplasemen. Penempatan personel dilakukan berdasarkan evaluasi potensi risiko agar respons terhadap gangguan dapat dilakukan secepat mungkin.

Dengan penguatan kualitas SDM secara menyeluruh ini, KAI Daop 7 optimistis dapat memberikan layanan terbaik selama masa angkutan Nataru. Kesiapan petugas, ditambah dengan peningkatan koordinasi antar-unit, menjadi kunci keberhasilan operasional yang aman dan lancar. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *