Jakarta, 24 November 2025 – Konektivitas menjadi kunci kelancaran mobilitas masyarakat pada libur Natal dan Tahun Baru. Menyadari pentingnya dukungan transportasi massal yang handal pada periode puncak perjalanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menuntaskan berbagai pekerjaan perbaikan jalur untuk memperkuat jaringan layanan antarkota.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan prasarana dilakukan sebagai tindak lanjut dari arahan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Hal ini menjadi penegasan komitmen KAI dalam menghadirkan layanan terbaik saat volume perjalanan meningkat signifikan.
“Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin, keamanan, kenyamanan, dan kebersihan harus menjadi prioritas utama dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Anne.
Untuk memastikan konektivitas tetap terjaga, KAI telah menyelesaikan peningkatan rel sepanjang 84.525 meter. Penggantian dari tipe R42 ke R54 dilakukan agar jalur mampu menahan beban lebih baik, meningkatkan kecepatan operasional, dan menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih stabil bagi pengguna jasa kereta api.
Selain pembaruan rel, 150 wesel yang memiliki fungsi vital dalam manuver kereta juga telah diganti. Langkah ini penting untuk menghindari gangguan operasional, menjaga ketepatan waktu, dan memastikan bahwa perpindahan jalur berlangsung aman di seluruh lintasan.
“Penggunaan rel berukuran lebih besar dan perangkat prasarana yang baru akan meningkatkan kestabilan perjalanan, mendukung kecepatan operasional kereta, serta yang terpenting meningkatkan keselamatan,” jelas Anne. Ia menegaskan bahwa peningkatan keselamatan merupakan pilar utama dalam modernisasi prasarana jalur KA.
Dalam rangka memperkokoh pondasi jalur, KAI menambah 189.883 meter kubik batu kricak. Material ini membantu menstabilkan rel dengan meredam getaran sehingga kereta dapat melintas dengan lebih nyaman, terutama pada kecepatan tinggi.
KAI juga berkomitmen pada keberlanjutan dengan memasang 12.084 batang bantalan sintetis sebagai pengganti bantalan kayu. Selain ramah lingkungan, material sintetis memiliki kehandalan lebih tinggi dan tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem serta paparan bahan kimia.
Seluruh pekerjaan ini dirancang untuk memastikan konektivitas liburan berjalan optimal. Dengan prasarana semakin kuat dan stabil, masyarakat diharapkan dapat menikmati perjalanan antarkota yang bebas hambatan selama musim libur akhir tahun.
“Seluruh peningkatan prasarana ini kami lakukan untuk memastikan para pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat khususnya pada masa Angkutan Nataru 2025/2026. Melalui berbagai pembenahan yang terus kami lakukan, KAI berkomitmen untuk Semakin Melayani masyarakat dengan menghadirkan layanan transportasi yang andal, responsif, dan siap mendukung momen berharga pelanggan bersama keluarga di akhir tahun,” tutup Anne. (Redaksi)

