Madiun, 24 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun telah mengambil inisiatif inovatif dengan meluncurkan program pariwisata tematik yang diberi nama “Rail Tour Jawa Timur” pada 30 Oktober 2025. Langkah ini merupakan penegasan komitmen KAI untuk berperan aktif sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah, melampaui sekadar penyedia layanan transportasi. Program ini merupakan hasil dari sinergi kuat antara PT KAI dan dua belas pemerintah daerah (pemda) di Jawa Timur, yang melibatkan Dinas Pariwisata dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Fokus utama adalah menjadikan infrastruktur perkeretaapian sebagai tulang punggung utama dalam menyajikan pengalaman wisata yang inklusif dan berkelanjutan.

Program “Rail Tour Jawa Timur” secara spesifik dikonsep untuk menyajikan pengalaman perjalanan yang terpadu dan unik. Dengan menggunakan jaringan kereta api sebagai jalur utama petualangan, program ini secara efektif menghubungkan berbagai destinasi wisata menarik di Jawa Timur, khususnya di wilayah Daop 7 Madiun, dengan kemudahan dan kenyamanan. Inisiatif ini mengusung tajuk “Keliling Dunia Tanpa Paspor,” menekankan bahwa kekayaan budaya, sejarah, dan alam lokal Jawa Timur memiliki daya tarik yang setara dengan destinasi wisata internasional. KAI memproyeksikan adanya peningkatan jumlah wisatawan yang menggunakan kereta api untuk tujuan wisata hingga 42%.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menjelaskan bahwa program ini adalah bentuk kolaborasi lintas sektor yang sangat dibanggakan, mencakup pemda, KAI, dan pelaku industri pariwisata lokal. Ia menambahkan, tujuan kolaborasi ini adalah memberikan kesan perjalanan yang baru, di mana perjalanan tidak hanya nyaman, tetapi juga sarat akan nilai edukasi, sejarah, dan budaya. Berbagai pilihan paket wisata yang siap dipasarkan antara lain Paket Wisata Kota Pecel Madiun (dua paket), Kota Angin Nganjuk, Kota Santri Jombang, Kota Tua Kediri, Kota Sejuta Pantai Tulungagung, dan Kota Bumi Bung Karno Blitar (dua paket).

“Jaringan perkeretaapian kami siap menjadi jalur utama menuju petualangan baru di Jawa Timur,” tegas Zainul dalam pernyataan resminya pada hari Senin (24/11/2025). Melalui inisiatif ini, Daop 7 Madiun bersama para mitra berharap dapat mendorong pergerakan wisatawan domestik dan mancanegara. Selain itu, program ini juga ditargetkan untuk menguatkan ekonomi lokal dengan memicu lahirnya peluang usaha kreatif baru di sekitar stasiun dan destinasi wisata, serta meningkatkan kunjungan dan transaksi di sektor UMKM. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *