Madiun, 24 November 2025 – Program pariwisata tematik yang diberi nama “Rail Tour Jawa Timur” telah diluncurkan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun pada 30 Oktober 2025. Langkah ini merupakan penegasan komitmen KAI untuk berperan lebih dari sekadar penyedia jasa transportasi, namun juga sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Program ini adalah hasil sinergi yang terjalin kuat antara PT KAI dengan dua belas pemerintah daerah (pemda) di Jawa Timur, yang melibatkan Dinas Pariwisata (Dispar) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Jaringan perkeretaapian KAI didorong menjadi tulang punggung untuk menghadirkan pengalaman wisata yang inklusif dan berkelanjutan.

“Rail Tour Jawa Timur” secara spesifik dikonsep untuk menyajikan pengalaman perjalanan yang terintegrasi dan memiliki kekhasan tersendiri. Program ini berhasil menghubungkan berbagai destinasi wisata menarik di Jawa Timur, terutama di wilayah Daop 7 Madiun, dengan kemudahan akses melalui kereta api. Dengan mengusung tema besar “Keliling Dunia Tanpa Paspor,” program ini menyoroti bahwa kekayaan sejarah, budaya, dan alam lokal Jawa Timur memiliki daya tarik yang sebanding dengan destinasi wisata internasional. KAI berharap program ini dapat meningkatkan pergerakan wisatawan domestik sebanyak 45% dalam setahun ke depan.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menjelaskan bahwa “Rail Tour Jawa Timur” telah menyiapkan serangkaian paket wisata yang siap membawa wisatawan menjelajahi kota-kota menawan. Total ada delapan pilihan paket wisata yang siap dipasarkan, yaitu dua paket Kota Pecel Madiun, satu paket Kota Angin Nganjuk, satu paket Kota Santri Jombang, satu paket Kota Tua Kediri, satu paket Kota Sejuta Pantai Tulungagung, dan dua paket Kota Bumi Bung Karno Blitar. Pilihan yang beragam ini dipersiapkan untuk memberikan kesan perjalanan yang nyaman, serta sarat akan nilai edukasi dan budaya.

“Jaringan perkeretaapian kami siap menjadi jalur utama menuju petualangan baru di Jawa Timur,” tegas Zainul dalam pernyataan tertulisnya pada hari Senin (24/11/2025). Melalui inisiatif ini, Daop 7 Madiun bersama seluruh mitra berharap dapat memberikan dampak positif yang signifikan. Salah satunya adalah memicu lahirnya peluang ekonomi kreatif baru di sekitar stasiun dan destinasi wisata, sekaligus menguatkan ekonomi lokal melalui peningkatan transaksi di sektor UMKM dan jumlah kunjungan. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *