18 November 2025 – Islam Makhachev kembali mencatatkan namanya dalam buku sejarah setelah menaklukkan Jack Della Maddalena pada gelaran UFC 322. Kemenangan tersebut bukan hanya menegaskan dominasinya, tetapi juga mengantarkannya menjadi salah satu petarung elit UFC yang berhasil merebut gelar juara di dua divisi berbeda. Sebuah pencapaian yang menempatkannya sejajar dengan legenda-legenda besar seni bela diri campuran.
Pertarungan akbar yang berlangsung di Madison Square Garden, New York, itu menjadi sorotan dunia. Jack Della Maddalena datang sebagai juara kelas welter, sementara Islam menantang dengan status mantan juara kelas ringan. Laga lima ronde tersebut berlangsung intens, namun Islam tampil lebih dominan dengan strategi gulat yang sulit dibendung. Sepanjang pertarungan, ia mencatat hampir 20 menit ground control, yang membuat Jack kesulitan untuk mengembangkan serangan balasan.
Pada akhirnya, ketiga juri memberikan nilai identik 50-49, memastikan kemenangan Islam melalui keputusan bulat. Keberhasilan ini sekaligus membuatnya menyandang gelar juara kelas welter, melengkapi koleksi sabuk yang sebelumnya sudah ia raih di kelas ringan. Dengan dua gelar berbeda, Islam resmi bergabung dalam kelompok eksklusif petarung double champion UFC, menjadikannya petarung kesebelas yang mencapai prestasi tersebut.
Tidak hanya itu, Islam juga menyamai rekor Anderson Silva sebagai petarung dengan kemenangan beruntun terbanyak di UFC, yaitu 16 kemenangan berturut-turut. Rekam jejaknya pun semakin mengesankan, dengan total 28 kemenangan dan hanya satu kekalahan sepanjang kariernya dalam kurun lebih dari 11 tahun. Seusai laga, Islam mengungkapkan kebahagiaannya, “Mimpi saya terwujud. Dua sabuk ini rasanya berat tapi saya suka,” tuturnya.
Dengan prestasi gemilang dan konsistensi luar biasa, Islam Makhachev kini menempati posisi sebagai salah satu petarung terbaik dalam sejarah UFC modern, membuka jalan untuk babak baru kariernya sebagai penguasa dua divisi. (Redaksi)

