Jakarta, 4 November 2025 – Modernisasi fasilitas di Stasiun Tanah Abang Baru berhasil menciptakan efek berlipat pada daya angkutnya. Stasiun yang diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto ini kini mampu menampung hingga 380 ribu penumpang per hari, sebuah lonjakan signifikan yang hampir mencapai tiga kali lipat dari kapasitas sebelumnya yang hanya 141 ribu penumpang. Peningkatan masif ini adalah kunci untuk mengatasi kepadatan dan memperlancar arus mobilitas di salah satu stasiun tersibuk di Jabodetabek.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa Stasiun Tanah Abang Baru adalah simbol transformasi layanan publik yang berorientasi pelanggan dan efisiensi. Bobby menambahkan, peningkatan kapasitas ini berdampak langsung terhadap mobilitas dan perekonomian masyarakat, sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon. KAI melalui KAI Commuter menjalankan 1.141 frekuensi perjalanan setiap hari.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pengembangan stasiun ini merupakan kebutuhan strategis untuk memperkuat konsep kawasan berorientasi transit. Dudy juga menyoroti bahwa stasiun ini telah melayani 63 juta penumpang selama Januari–Oktober 2025, yang setara dengan 22% dari total penumpang KRL Jabodetabek.

Presiden Prabowo Subianto memuji kualitas layanan KRL yang bersih, nyaman, dan berstandar tinggi. Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk terus berinvestasi pada sarana perkeretaapian, termasuk tambahan 30 rangkaian kereta baru senilai hampir Rp5 triliun untuk kepentingan rakyat. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *