Jakarta, 4 November 2025 – Modernisasi fasilitas di Stasiun Tanah Abang Baru tidak hanya berfokus pada estetika, tetapi juga pada kemampuan teknis untuk masa depan. Stasiun yang diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto ini kini dilengkapi dengan 4 peron dan 6 jalur yang secara teknis mampu melayani rangkaian KRL dengan 12 gerbong. Kemampuan ini krusial untuk memaksimalkan kapasitas stasiun hingga 380 ribu penumpang per hari, menghadapi peningkatan jumlah pengguna di masa mendatang.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas ini berdampak langsung terhadap mobilitas dan perekonomian masyarakat. Bobby menambahkan, “Stasiun Tanah Abang Baru adalah simbol transformasi layanan publik. Desainnya mengutamakan efisiensi pergerakan pelanggan dan memperkuat konektivitas antarmoda.” KAI juga terus memperkuat layanan melalui subsidi PSO yang melayani jutaan pelanggan di berbagai kota.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa pembangunan tahap pertama senilai Rp380,93 miliar ini merupakan kebutuhan strategis untuk memperkuat konsep kawasan berorientasi transit. Dudy juga menyebutkan bahwa stasiun tersebut telah melayani 63 juta penumpang selama Januari–Oktober 2025, menunjukkan vitalitasnya.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan kebanggaannya terhadap kemajuan transportasi nasional ini. Setelah mencoba KRL dari Manggarai, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk terus berinvestasi pada sektor perkeretaapian. Komitmen ini diwujudkan dengan persetujuan tambahan 30 rangkaian kereta baru untuk memperluas layanan bagi rakyat, menegaskan bahwa KAI harus terus mengabdi kepada bangsa. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *