Jakarta, 3 November 2025 – Pendekatan humanis dalam pelayanan keamanan menjadi fokus utama PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto dalam pemberdayaan 13 personel Polisi Khusus Kereta Api yang baru. Perusahaan tidak hanya menginginkan petugas yang tangguh dalam menjaga keamanan, tetapi juga ramah dan responsif terhadap kebutuhan penumpang. Konsep Polsuska humanis ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan.

Ke-13 personel baru tersebut telah menjalani pendidikan selama dua bulan di Sekolah Polisi Negara Polda Jawa Barat dengan kurikulum yang menekankan keseimbangan antara ketegasan dan keramahan. Mereka dilatih untuk tidak hanya fokus pada aspek pengamanan fisik, tetapi juga memahami pentingnya memberikan pelayanan yang baik kepada penumpang. Pelatihan komunikasi dan manajemen emosi menjadi bagian penting dari program pendidikan untuk membentuk karakter petugas yang humanis.

Krisbiyantoro, Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, menegaskan pentingnya sikap humanis dalam tugas pengamanan. “Selain tangguh, mereka juga dibekali sikap humanis. Kami ingin para petugas tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga bisa memberikan pelayanan yang ramah dan cepat tanggap kepada pelanggan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa petugas yang humanis akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan dan kerja sama dari masyarakat, sehingga tugas pengamanan dapat berjalan lebih efektif.

Pemberdayaan Polsuska dengan pendekatan humanis ini menjadi diferensiasi KAI Daop 5 Purwokerto dalam memberikan layanan keamanan. Perusahaan percaya bahwa keamanan yang sejati bukan hanya tentang ketiadaan ancaman, tetapi juga tentang kenyamanan psikologis yang dirasakan oleh penumpang. Dengan 116 Polsuska dan 147 petugas keamanan yang memiliki sikap humanis, KAI Daop 5 Purwokerto optimistis dapat menciptakan lingkungan perkeretaapian yang aman sekaligus ramah bagi semua kalangan.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *