Jakarta, 2 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) membangun budaya saling menghormati melalui penerapan etika penumpang demi kenyamanan perjalanan seluruh pelanggan. Upaya ini menjadi penting di tengah meningkatnya jumlah penumpang yang mencapai 41,4 juta orang untuk layanan kereta antarkota dan lokal pada periode Januari-September 2025.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan bahwa budaya saling menghormati akan menciptakan lingkungan perjalanan yang lebih menyenangkan bagi semua pihak. “Kenyamanan perjalanan berawal dari rasa saling menghormati. Saat kita antre dengan tertib, berbicara sopan, atau memberi ruang kepada pelanggan lain, suasana di dalam kereta menjadi lebih hangat dan bersahabat,” jelasnya.

Etika yang diimbau oleh KAI mencakup menjaga kebersihan, menata barang bawaan dengan rapi, menggunakan headset saat menikmati hiburan, berbicara dengan volume yang wajar, serta mengenakan masker jika sedang sakit. Penumpang juga diminta memilih makanan yang tidak berbau menyengat dan menghormati privasi dengan tidak mengambil foto atau video tanpa persetujuan. Sikap-sikap sederhana ini menciptakan suasana yang sopan, aman, dan berkesan.

Suasana stasiun yang ramai, deru lokomotif, hingga aroma kopi dan teh hangat dari kereta makan KAI Services menghadirkan pengalaman perjalanan yang menyenangkan. Petugas di stasiun dan di atas kereta siap membantu dengan sapaan ramah sebagai bagian dari semangat Semakin Melayani. Anne menegaskan bahwa dengan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia yang telah disiapkan, KAI memastikan perjalanan yang aman dan nyaman, terutama menjelang masa Angkutan Natal dan Tahun Baru.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *