Jakarta, 29 Oktober 2025 – Konektivitas tanpa hambatan antara kota dan bandara menjadi keunggulan utama KA Bandara Adi Soemarmo dalam sistem transportasi aglomerasi. PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta menghadirkan solusi akses bandara yang modern dan efisien, menjawab kebutuhan kritis mobilitas menuju pintu gerbang udara. Layanan khusus bandara ini menghilangkan ketidakpastian dan stres yang seringkali menyertai perjalanan darat menuju bandara.

Rute yang dirancang khusus memastikan akses langsung dari berbagai pusat kota menuju Bandara Adi Soemarmo. Penumpang dari Boyolali, Surakarta, Karanganyar, dan Sragen dapat mencapai bandara tanpa perlu transit atau berganti moda. Jadwal yang diselaraskan dengan jam sibuk penerbangan memastikan penumpang tiba dengan waktu yang cukup untuk pendaftaran. Fasilitas bagasi yang memadai di dalam kereta mengakomodasi kebutuhan pelancong.

Preferensi masyarakat terhadap kereta api untuk akses bandara terus meningkat. Dari total 613.403 penumpang pada periode Januari-September 2025, porsi signifikan merupakan pelancong menuju atau dari bandara. Keandalan jadwal menjadi faktor penentu utama pilihan ini, karena keterlambatan dapat berarti kehilangan penerbangan. Tarif yang jauh lebih ekonomis dibanding taksi atau sewa mobil menjadi pertimbangan penting, terutama untuk pelancong sering.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menyatakan, “Kehadiran KA BIAS dapat menjadi alternatif, untuk mengurangi kemacetan lalu lintas menuju Bandara Adi Soemarmo.” Konektivitas kota-bandara yang efisien tidak hanya menguntungkan pelancong individual tetapi juga meningkatkan daya saing Bandara Adi Soemarmo sebagai pusat transportasi regional.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *