Jember, 28 Oktober 2025 – Dalam rangka memperkuat transformasi digital dan meningkatkan kenyamanan pelanggan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mendorong masyarakat untuk beralih ke layanan digital melalui program Railpoint. Program ini menjadi salah satu upaya KAI dalam mengintegrasikan pengalaman pelanggan ke dalam satu ekosistem digital.
Melalui aplikasi Access by KAI, pelanggan dapat mengakses berbagai layanan seperti pembelian tiket antarkota, pengumpulan poin, hingga penukaran tiket hanya dalam beberapa langkah sederhana.
Manajer Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menuturkan bahwa digitalisasi layanan merupakan langkah strategis untuk memberikan kemudahan dan efisiensi bagi pelanggan. “Kami ingin semua proses perjalanan menjadi lebih cepat, praktis, dan ramah lingkungan. Railpoint menjadi bagian penting dari transformasi ini,” ujarnya.
Dengan sistem berbasis digital, pelanggan kini dapat menikmati layanan tanpa batas ruang dan waktu. Semua informasi mengenai jadwal, promo, hingga jumlah poin tersedia secara real-time dalam aplikasi.
Program Railpoint juga menjadi jembatan bagi KAI dalam meningkatkan interaksi dengan pelanggan. Melalui sistem ini, KAI dapat lebih memahami kebutuhan dan kebiasaan pengguna, sehingga layanan yang diberikan semakin relevan dan personal.
Selain mendukung kemudahan perjalanan, Railpoint juga menjadi simbol inovasi yang mendorong masyarakat untuk beradaptasi dengan gaya hidup digital. Program ini membantu mengurangi penggunaan kertas dan transaksi manual, sejalan dengan komitmen KAI terhadap prinsip keberlanjutan.
Cahyo menambahkan, “Kami ingin mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam transformasi ini. Dengan beralih ke layanan digital, pelanggan tidak hanya menikmati kemudahan, tapi juga berkontribusi pada lingkungan.”
Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, KAI Daop 9 Jember optimistis bahwa penggunaan aplikasi digital akan terus meningkat.
“KAI akan terus berinovasi untuk menghadirkan layanan publik yang efisien, modern, dan berorientasi pelanggan,” pungkas Cahyo. (Redaksi)

