Jakarta, 28 Oktober 2025 – Evaluasi kinerja yang dilaksanakan PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperlihatkan peningkatan luar biasa sebesar 55,9 persen pada jumlah penumpang yang melakukan tap keluar di Stasiun Kampung Rambutan pada periode Januari hingga September 2025. Pencapaian ini menunjukkan semakin tingginya volume penumpang yang menggunakan LRT Jabodebek untuk melakukan perpindahan ke moda transportasi lainnya.

Wakil Presiden Hubungan Masyarakat KAI Anne Purba menjelaskan bahwa peningkatan tap keluar sebesar 55,9 persen mencerminkan keberhasilan strategi integrasi antarmoda yang telah diimplementasikan KAI. Data menunjukkan 415.605 penumpang melakukan tap keluar pada periode tersebut, meningkat dari 266.660 pengguna tahun sebelumnya. “Data ini menunjukkan konektivitas dan efisiensi waktu tempuh menjadi faktor utama peningkatan minat masyarakat terhadap LRT Jabodebek,” jelas Anne.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peningkatan tap keluar didorong oleh ketersediaan berbagai pilihan moda transportasi lanjutan di sekitar Stasiun Kampung Rambutan. Penumpang dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menggunakan Transjakarta, bus kota, atau moda lainnya dengan waktu transfer minimal.

Dengan memperlihatkan peningkatan tap keluar signifikan, evaluasi kinerja membuktikan bahwa strategi integrasi antarmoda KAI sangat efektif dalam menciptakan ekosistem transportasi yang seamless dan menarik bagi penumpang.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *