Jakarta, 28 Oktober 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengimplementasikan rekomendasi dari evaluasi kinerja LRT Jabodebek secara bertahap dan sistematis untuk memastikan efektivitas dan kelancaran proses implementasi. Pendekatan bertahap memungkinkan monitoring dan penyesuaian yang lebih baik.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa implementasi rekomendasi dilakukan dengan prioritisasi yang jelas berdasarkan dampak dan urgency. Setiap rekomendasi memiliki timeline implementasi yang spesifik dan indikator kinerja yang terukur. “Seluruh proses pelayanan operasional dan evakuasi di LRT Jabodebek dijalankan sesuai standar dengan mengutamakan keselamatan pelanggan. Petugas kami dilatih untuk membantu evakuasi secara cepat, terarah, dan aman. Kesiapan inilah yang memastikan setiap perjalanan terlaksana dengan aman dan andal,” tegas Bobby.
Tahap pertama implementasi fokus pada peningkatan fasilitas stasiun dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Tahap berikutnya mencakup implementasi teknologi digital dan peningkatan frekuensi keberangkatan.
Dengan mengimplementasikan rekomendasi secara bertahap, KAI memastikan bahwa setiap inisiatif perbaikan dapat dimonitor dan disesuaikan dengan kondisi operasional nyata.
(Redaksi)

