Yogyakarta, 24 Oktober 2025 – Belanja oleh-oleh khas Yogyakarta kini tak lagi harus menunggu tiba di stasiun atau keluar dari kawasan wisata. Melalui layanan Railfood yang tersedia di aplikasi Access by KAI, penumpang dapat dengan mudah memesan beragam kuliner dan cinderamata khas tanpa meninggalkan kenyamanan kursi mereka.

Inovasi ini menjadi solusi praktis bagi penumpang yang ingin membawa pulang cita rasa khas Yogyakarta. Aneka pilihan seperti bakpia basah kacang hijau, pie susu, wedang secang, dodol garut, kacang mete, hingga opak balado bisa dipesan langsung lewat aplikasi. Tidak hanya makanan, Railfood juga menyediakan berbagai produk kerajinan khas seperti batik, taplak lurik, syal silk, dan pembatas buku etnik yang memperkaya pengalaman perjalanan.

Kemudahan tersebut didukung sistem pembayaran cashless yang fleksibel. Penumpang dapat memilih metode pembayaran digital, mulai dari virtual account hingga QRIS. Dengan sistem non-tunai ini, seluruh proses transaksi menjadi lebih cepat, aman, dan efisien, sejalan dengan komitmen KAI Services dalam menghadirkan layanan digital yang modern.

“Penumpang kereta api kini tak perlu khawatir jika tak sempat membeli oleh-oleh di Yogyakarta. Cukup pesan lewat Railfood di aplikasi Access by KAI, dan produk pilihan akan langsung diantar ke tempat duduk penumpang,” ujar Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, dalam keterangan resminya.

Melalui kehadiran Railfood, KAI Services berupaya menjawab kebutuhan penumpang modern yang menginginkan efisiensi tanpa kehilangan sentuhan budaya lokal. Setiap pembelian produk lokal melalui Railfood juga turut mendukung pengrajin dan pelaku UMKM Yogyakarta, yang kini dapat menjangkau pasar lebih luas melalui jaringan transportasi nasional.

Railfood tidak hanya memperkaya pengalaman perjalanan, tetapi juga menjadi bentuk nyata dukungan terhadap gerakan Bangga Buatan Indonesia. Dengan membeli produk lokal lewat platform ini, penumpang turut serta mendorong ekonomi kreatif dan menjaga kelestarian budaya daerah.

Kini, setiap perjalanan kereta bukan sekadar berpindah kota, melainkan kesempatan untuk menikmati kekayaan kuliner dan budaya Yogyakarta secara praktis, modern, dan penuh cita rasa. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *