Yogyakarta, 23 Oktober 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta menunjukkan kepedulian sosial yang nyata dengan menyalurkan bantuan TJSL senilai Rp60 juta ke Masjid Al-Muttaqin, Desa Malangrejo, Kecamatan Banyuurip, Purworejo. Bantuan ini diharapkan mampu mendukung kegiatan operasional dan pembangunan fasilitas masjid.

VP of Social Corporate Responsibility KAI, Sandra Pridaswara, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Kepala Desa Malangrejo, Sumarsinggih. Dana ini akan digunakan untuk pengadaan pengeras suara serta pembangunan pagar masjid.

“Kami berharap bantuan ini dapat menunjang kegiatan peribadatan serta memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan spiritual masyarakat. Semoga keberadaan KAI dapat selalu memberikan manfaat dan keberkahan bagi lingkungan sekitar,” ujar Sandra.

Camat Banyuurip, Galuh Bhakti Pertiwi, menyampaikan apresiasi tinggi kepada KAI atas perhatian dan dukungannya terhadap masyarakat. Ia berharap kolaborasi perusahaan dan pemerintah daerah terus berlanjut.

Kegiatan ini dihadiri manajemen Daop 6 Yogyakarta, tim TJSL, unsur Forkopimcam Banyuurip, tokoh agama, dan warga setempat, menandai sinergi yang kuat antara semua pihak.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan TJSL merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

 “KAI berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui layanan transportasi, tetapi juga lewat berbagai program sosial yang membawa manfaat nyata. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mempererat hubungan baik antara KAI dan masyarakat,” ujar Feni.

Feni juga mengingatkan masyarakat agar menjaga lingkungan serta aset KAI di sepanjang jalur kereta api, demi keselamatan dan ketertiban bersama.

Dengan penyaluran TJSL ini, KAI Daop 6 Yogyakarta menegaskan peran aktifnya dalam pembangunan sosial masyarakat serta memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan warga sekitar jalur operasional. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *