Madiun, 22 Oktober 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun merayakan Hari Santri Nasional dengan memberikan diskon tiket 10% bagi santri dan pengurus pondok pesantren. Langkah ini ditujukan untuk memudahkan mobilitas santri di tengah aktivitas pendidikan dan dakwah mereka.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menekankan peran strategis santri dalam menjaga moral dan intelektual bangsa.

“Santri adalah bagian integral dari fondasi moral dan intelektual Indonesia. KAI Daop 7 Madiun sangat menyadari hal tersebut dan berupaya menjalin sinergi erat dengan komunitas pondok pesantren,” ujar Rokhmad Makin Zainul.

Diskon tiket ini berlaku bagi santri yang bepergian dengan kereta api di wilayah Daop 7, termasuk rute pulang kampung dan perjalanan dakwah. Program ini juga diharapkan mempermudah akses santri ke berbagai kegiatan akademik di pesantren.

Kerja sama KAI dengan pondok pesantren telah terjalin dengan Ponpes Tebuireng Jombang, Ponpes Lirboyo Kediri, dan Ponpes Gadingmangu Jombang. Sinergi ini memperkuat hubungan antara perusahaan dengan komunitas pesantren dan mendukung pengembangan santri.

Selain memfasilitasi mobilitas, KAI juga menyalurkan bantuan melalui Program Bina Lingkungan, seperti pembangunan sarana olahraga di Ponpes Karang Kadempel senilai Rp133.100.000 dan pembangunan gerbang serta pengecatan pagar di Ponpes Kanzul Ulum senilai Rp19.405.000.

Program bakti sosial pun digelar, termasuk pengobatan gratis, pemberian kacamata, alat kebersihan, obat cacingan, dan vitamin untuk santri. Langkah ini diharapkan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan mereka.

“Melalui diskon tiket dan Bantuan Bina Lingkungan, kami berharap dapat turut serta memajukan pendidikan dan kesejahteraan di lingkungan pondok pesantren. Tema Hari Santri tahun ini, ‘Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia’, sejalan dengan semangat KAI untuk terus berkontribusi membangun negeri,” tambah Rokhmad Makin Zainul. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *