Jakarta, 22 September 2025 – Di tengah perkembangan moda transportasi modern, KA Cut Meutia hadir sebagai kereta perintis yang benar-benar merakyat. Dengan tarif Rp2.000, kereta ini menjadi solusi mobilitas bagi masyarakat Aceh Utara sekaligus memperlihatkan wujud nyata dari semangat “Semakin Melayani” yang diusung KAI pada HUT ke-80.

Sejak beroperasi, KA Cut Meutia menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi cepat, murah, dan nyaman. Hingga Agustus 2025, kereta ini telah mengangkut lebih dari 30 ribu penumpang dengan rute perjalanan sejauh 21,4 km dari Krueng Geukueh ke Kutablang.

“KA Cut Meutia hadir sebagai transportasi andalan masyarakat sekaligus pintu menuju pengalaman wisata yang khas di Aceh. Dari balik jendela kereta, pelanggan dapat menikmati panorama pantai seperti Pantai Mulia, Pantai Curah, hingga Pantai Krueng Mane. Inilah wujud layanan Semakin Melayani di HUT ke-80 KAI, menghadirkan perjalanan singkat yang penuh cerita dan memperkaya pengalaman berwisata bagi masyarakat di sana,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

Sebagai kereta dengan delapan perjalanan pulang-pergi per hari, KA Cut Meutia memastikan masyarakat memiliki akses transportasi yang konsisten. Kapasitas 144 kursi yang tersedia memberikan kenyamanan bagi pelanggan, baik untuk keperluan sehari-hari maupun wisata singkat.

Nama yang diusung kereta ini pun bukan tanpa alasan. Cut Nyak Meutia, pahlawan asal Aceh, diabadikan dalam nama kereta sebagai penghormatan atas perjuangan dan keteguhan yang diwariskannya. Hal ini menambah nilai historis dalam perjalanan yang ditawarkan.

Kehadiran KA Cut Meutia di Aceh membuktikan bahwa layanan transportasi bisa menyatu dengan masyarakat. Selain menjadi moda mobilitas, ia juga membuka peluang untuk menghidupkan kembali nilai-nilai budaya dan potensi wisata lokal.

Di usia ke-80, KAI memperlihatkan bahwa transportasi publik bukan sekadar alat berpindah tempat, melainkan juga sarana untuk mempererat hubungan masyarakat dengan sejarah dan lingkungannya. KA Cut Meutia hadir sebagai simbol transportasi rakyat yang semakin melayani. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *