Jakarta, 01 Oktober 2025 – Kereta Api Wijaya Kusuma semakin membuktikan diri sebagai salah satu layanan andalan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto. Selama program Birthday Sale KAI yang berlangsung sepanjang Oktober 2025, ribuan tiket untuk relasi Cilacap – Ketapang (Banyuwangi) habis terjual, menunjukkan tren positif minat masyarakat terhadap moda transportasi ini.
Pihak KAI mencatat sebanyak 2.345 tiket KA Wijaya Kusuma terjual atau sekitar 19 persen dari total kapasitas 12.293 kursi selama sebulan. Tingginya permintaan ini menandakan konektivitas yang ditawarkan layanan tersebut mampu menjawab kebutuhan penumpang lintas kota, bahkan hingga tujuan wisata ke Pulau Bali.
Pelaksana Harian Manajer Humas Daop 5 Purwokerto, Imanuel Setya Budi Harwanto, mengungkapkan bahwa keberhasilan program promo menjadi momentum yang tepat untuk memperkenalkan kembali layanan jarak jauh dengan kenyamanan dan efisiensi.
“Program Birthday Sale KAI merupakan kado dari KAI saat perayaan HUT dan juga upaya untuk meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api, khususnya dari wilayah Daop 5. Kami sangat mengapresiasi respon positif masyarakat,” ujar Imanuel.
KA Wijaya Kusuma melayani rute panjang dari Cilacap hingga Ketapang dengan waktu tempuh sekitar 14 jam 20 menit. Kereta ini juga menghubungkan kota-kota besar seperti Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, dan Jember, menjadikannya salah satu jalur strategis bagi masyarakat Jawa yang hendak melanjutkan perjalanan ke Bali.
“Konektivitas inilah yang menjadikan KA Wijaya Kusuma sangat diminati, terutama oleh wisatawan dari wilayah Jawa Tengah dan DIY yang ingin bepergian ke Bali tanpa harus menggunakan moda transportasi darat yang melelahkan,” jelas Imanuel.
Dengan akses langsung dari Stasiun Ketapang menuju Pelabuhan Ketapang yang hanya berjarak sekitar 650 meter, penumpang dapat melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Gilimanuk di Bali dengan mudah. Hal ini semakin memperkuat posisi KA Wijaya Kusuma sebagai pilihan favorit.
Tidak hanya praktis, layanan eksekutif dan ekonomi yang disediakan juga mampu menjangkau berbagai kalangan. Tingginya minat masyarakat terhadap KA Wijaya Kusuma menjadi bukti bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi yang relevan dan diminati. (Redaksi)

