Jakarta, 18 September 2025 – Keamanan menjadi prioritas utama dalam layanan transportasi publik yang dihadirkan KAI Group. Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menegaskan hal tersebut saat menjadi narasumber di Talk Show Bicara Kota Series 18 bertajuk “Feminist Urbanism: Mewujudkan Kota yang Adil Gender”. (Redaksi)

Dalam pemaparannya, Anne menyebutkan bahwa KAI tidak hanya menghadirkan fasilitas ramah perempuan, anak, dan disabilitas, tetapi juga memperkuat sistem keamanan. “KAI terus berupaya menghadirkan layanan inklusif yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, mulai dari fasilitas ramah perempuan, akses ramah anak, hingga sarana ramah disabilitas,” ujar Anne.

Sejalan dengan itu, KAI memperketat standar operasional prosedur (SOP) dan mengintegrasikan Command Center dengan Contact Center. Sistem ini memungkinkan respons cepat terhadap berbagai laporan dan kondisi darurat di lapangan.

KAI juga melakukan investasi teknologi berupa CCTV Analytics di stasiun dan kereta. Teknologi ini membantu mendeteksi potensi gangguan keamanan dan memastikan tindakan preventif bisa segera diambil.

Selain itu, perusahaan menerapkan kebijakan tegas terhadap pelaku pelecehan seksual dengan memberlakukan blacklist selama 365 hari. Korban juga mendapat pendampingan hingga proses hukum selesai, sehingga rasa aman lebih terjamin.

Keamanan ini menjadi faktor penting seiring meningkatnya jumlah pengguna KAI. Hingga Agustus 2025, Commuter Line Jabodetabek telah melayani 226,7 juta pelanggan, sementara LRT Jabodebek mencapai 18,3 juta pelanggan, naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan layanan yang semakin aman dan nyaman, KAI berhasil membangun kepercayaan masyarakat, sekaligus berkontribusi dalam menciptakan kota yang inklusif dan ramah gender.

“Keamanan adalah kunci dari transportasi publik. Dengan memperkuat SOP dan sistem Command Center, KAI berkomitmen menjadikan kereta sebagai ruang yang aman dan nyaman untuk semua,” tutup Anne. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *