Jakarta, 15 September 2025 – Menanggapi maraknya penipuan yang menawarkan jaminan kelulusan dalam rekrutmen, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 7 Madiun memastikan bahwa tidak ada jaminan kelulusan dalam proses rekrutmen resmi perusahaan. Seluruh proses seleksi dilakukan secara objektif berdasarkan kompetensi dan kualifikasi yang dibutuhkan.
Para penipu sering kali menggunakan tawaran jaminan kelulusan sebagai daya tarik utama untuk memikat calon korban. Mereka mengklaim memiliki akses khusus atau koneksi internal yang dapat menjamin kelulusan dengan imbalan sejumlah uang. Tawaran semacam ini sangat bertentangan dengan prinsip transparansi dan profesionalisme yang selalu dijunjung tinggi oleh KAI dalam proses rekrutmen.
“Kami tegaskan kembali bahwa seluruh proses rekrutmen KAI hanya dilakukan melalui situs resmi KAI,” tegas Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul. Ia menjelaskan bahwa KAI menerapkan sistem seleksi yang ketat dan objektif untuk memastikan bahwa hanya kandidat terbaik yang dapat bergabung dengan perusahaan. Tidak ada intervensi atau jalur khusus yang dapat mempengaruhi hasil seleksi.
Proses rekrutmen KAI didesain untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh pelamar yang memenuhi kualifikasi. Seluruh tahapan seleksi, mulai dari administrasi hingga wawancara akhir, dilakukan dengan standar yang tinggi dan pengawasan ketat untuk mencegah adanya praktik kecurangan. KAI mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran jaminan kelulusan dan selalu mengikuti proses rekrutmen melalui jalur resmi yang telah ditetapkan perusahaan.
(Redaksi)

