Jakarta, 31 Agustus 2025 – Sejak dibuka pada 1 Mei 1918, Stasiun Manggarai telah menapaki perjalanan panjang sebagai salah satu stasiun terpenting di Jakarta. Dari bangunan cagar budaya, stasiun ini bertransformasi menjadi pusat integrasi transportasi yang modern dan strategis.

Setiap hari, Manggarai melayani 739 perjalanan kereta, termasuk Commuter Line Jabodetabek dan kereta jarak jauh. Pertumbuhan pengguna setiap tahun menunjukkan pentingnya stasiun ini bagi mobilitas masyarakat.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyatakan, “Integrasi antara kereta api, bus, dan moda transportasi lainnya akan menciptakan ekosistem transportasi yang saling melengkapi. Hal ini memberikan solusi perjalanan yang lebih terjangkau, cepat, dan ramah lingkungan bagi masyarakat.”

Selain menjadi pusat transportasi, Manggarai mendorong aktivitas ekonomi lokal. Anne menambahkan, “Stasiun Manggarai kini menjadi simpul perjalanan sekaligus pusat aktivitas ekonomi. Kehadiran transportasi daring dan UMKM di sekitar area stasiun membuka peluang usaha baru, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan penumpang, tetapi juga masyarakat sekitar.”

Bogor Line dan Cikarang Line menjadi jalur utama dengan pertumbuhan penumpang yang signifikan. Januari–Juli 2025, tercatat 87,9 juta pengguna Bogor Line dan 48,3 juta pengguna Cikarang Line.

Modernisasi fasilitas tetap menjaga nilai sejarah cagar budaya, memberikan pengalaman unik bagi penumpang.

Integrasi first mile hingga last mile mempermudah mobilitas antar moda transportasi, didukung bus, ojek daring, dan transportasi darat lainnya.

Perjalanan Manggarai dari 1918 hingga kini menunjukkan bagaimana stasiun bersejarah dapat beradaptasi menjadi pusat mobilitas modern sekaligus menjaga nilai sejarah. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *