Jakarta, 28 Agustus 2025 – Penggalakan budaya ramah lingkungan di lingkungan stasiun menjadi fokus utama Kampanye Cinta Lingkungan yang diselenggarakan PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional III Palembang di Stasiun Lahat. Kolaborasi dengan Sekolah Santo Yosef Tarakanita Lahat menghadirkan pendekatan budaya yang kuat dalam menanamkan nilai-nilai keberlanjutan kepada masyarakat.

Program ini menampilkan integrasi antara budaya lokal dan kesadaran global melalui pertunjukan musik angklung yang dipersembahkan siswa-siswi. Kehadiran 30 pendidik dan peserta didik yang dipimpin Heribertus Triwardono M.Pd. menciptakan atmosfer pembelajaran yang kental dengan nuansa budaya dan lingkungan.

Pameran produk cairan pembersih organik hasil karya siswa menunjukkan bahwa budaya ramah lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana namun bermakna. Distribusi benih tanaman hias kepada penumpang kereta api Bukit Serelo dan anggota komunitas Opka Sumsel menjadi ritual budaya baru yang mendorong partisipasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan.

Transformasi stasiun menjadi ruang yang tidak hanya berfungsi sebagai terminal transportasi, tetapi juga sebagai pusat edukasi budaya lingkungan merupakan inovasi yang patut diapresiasi. “Kampanye ini merupakan wujud nyata komitmen KAI terhadap keberlanjutan. Di usia KAI yang ke-80 tahun dan dalam rangka memperingati hari Ozon Sedunia, kami ingin pelanggan ikut serta menciptakan ruang hijau baru yang bermanfaat bagi generasi mendatang,” ungkap Manager Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *