Jakarta, 30 Agustus 2025 – Keberadaan lokomotif di wilayah Daerah Operasi 9 Jember menjadi tulang punggung utama dalam menjalankan aktivitas transportasi kereta api setiap harinya. Dengan total 11 unit armada yang beroperasi, lokomotif-lokomotif tersebut bertugas mengangkut penumpang dan barang di wilayah Jawa Timur bagian selatan.

Dalam mendukung operasional harian, setiap lokomotif menjalani pemeriksaan rutin untuk memastikan performa optimal. Sistem perawatan yang diterapkan terbagi menjadi dua kategori utama, yakni perawatan pencegahan dan perawatan perbaikan. Kedua jenis perawatan ini dilakukan secara terjadwal dan terstruktur untuk menjaga keandalan mesin penggerak kereta api.

Standar keselamatan yang ketat diterapkan pada setiap aspek operasional lokomotif. Mulai dari tingkat kebisingan di dalam kabin masinis yang dibatasi maksimal 85 dBA, hingga kekuatan suara klakson yang harus mencapai minimum 85 dBA pada jarak 100 meter. Standar ini mengacu pada Permenhub 153 Tahun 2016 yang mengatur spesifikasi teknis lokomotif secara komprehensif.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro menegaskan, “Lokomotif adalah tulang punggung transportasi berbasis rel. Kami memastikan setiap lokomotif dalam kondisi optimal melalui perawatan ketat, sekaligus menerapkan standar keselamatan tertinggi.” Komitmen ini memastikan masyarakat mendapat layanan transportasi yang handal setiap hari.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *