Jakarta, 26 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan jaminan kenyamanan kepada pekerja operasional melalui pembangunan 31 Rumah Singgah di stasiun-stasiun terpencil yang menjadi wilayah operasi angkutan batu bara. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan pekerja yang menjadi tulang punggung kesuksesan layanan transportasi kereta api.
Jaminan kenyamanan ini diwujudkan melalui distribusi fasilitas di wilayah Divisi Regional III Palembang dengan 16 unit dan Divisi Regional IV Tanjungkarang dengan 15 unit Rumah Singgah. Setiap fasilitas dilengkapi dengan amenitas yang memadai untuk memberikan kenyamanan optimal bagi pekerja yang bertugas pada shift malam atau di stasiun yang sulit dijangkau transportasi umum.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa kenyamanan pekerja menjadi prioritas utama dalam program ini. Dia menjelaskan bahwa beberapa stasiun berada di daerah yang sangat terpencil, bahkan di tengah hutan, sehingga pekerja membutuhkan tempat istirahat yang nyaman dan aman. “Dengan adanya Rumah Singgah, mereka dapat beristirahat dengan tenang, lebih aman, dan lebih siap untuk bekerja,” papar Anne.
Jaminan kenyamanan melalui Rumah Singgah ini berkontribusi langsung terhadap optimalisasi wilayah operasi batu bara yang menjadi sektor unggulan KAI. Data operasional menunjukkan bahwa sektor ini meraih volume 32,49 juta ton atau setara 82,83 persen dari total angkutan barang selama periode Januari-Juli 2025. Dengan pekerja yang terjamin kenyamanannya, wilayah operasi batu bara dapat berfungsi dengan efisiensi maksimal dan memberikan layanan berkualitas tinggi kepada klien industri.
(Redaksi)

