Jakarta, 16 September 2025 – Kota Yogyakarta dengan bangga menjadi tuan rumah BBWI Travel Fair 2025 yang menghadirkan program diskon tiket kereta api PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebesar 20 persen. Penyelenggaraan pameran pariwisata bergengsi pada 19-21 September 2025 di Pakuwon Mall ini menempatkan Yogyakarta sebagai pusat industri pariwisata nasional. Peran sebagai tuan rumah tidak hanya memberikan kebanggaan bagi masyarakat Yogyakarta, tetapi juga memperkuat posisi kota ini sebagai gerbang utama wisata budaya Indonesia yang terintegrasi dengan sistem transportasi kereta api modern.
Keunggulan Yogyakarta sebagai tuan rumah BBWI Travel Fair 2025 terletak pada posisi strategisnya dalam peta pariwisata nasional dan infrastruktur yang memadai untuk mendukung acara bertaraf internasional. Kota ini memiliki kombinasi unik antara kekayaan budaya yang autentik, aksesibilitas transportasi yang baik, dan fasilitas modern yang mendukung industri pariwisata. Sebagai tuan rumah, Yogyakarta memberikan konteks yang tepat bagi program diskon KAI, karena kota ini merupakan titik konvergensi berbagai rute wisata utama di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Sinergi antara Yogyakarta sebagai tuan rumah dan program diskon KAI menciptakan momentum yang optimal untuk pengembangan pariwisata domestik. Program diskon berlaku untuk kereta api komersial di Jawa dan Sumatera dengan syarat pembelian langsung di stan KAI selama periode pameran. Anne Purba, Wakil Presiden Direktur Hubungan Masyarakat KAI, menghargai peran Yogyakarta sebagai tuan rumah. “Dengan mengikuti pameran wisata ini, masyarakat akan memperoleh harga tiket yang lebih terjangkau sekaligus ikut mendukung pertumbuhan sektor pariwisata nasional,” ujar Anne. Keberangkatan dapat dilakukan hingga H-45 dari tanggal pembelian.
Dampak positif dari Yogyakarta sebagai tuan rumah BBWI Travel Fair 2025 dengan program diskon KAI terasa pada peningkatan kesadaran terhadap potensi wisata koridor Yogyakarta dan sekitarnya. Para pengunjung pameran dapat langsung merasakan atmosfer kota budaya sambil merencanakan perjalanan lanjutan ke berbagai destinasi menarik seperti Candi Borobudur yang ikonik, kota Solo dengan warisan keraton yang megah, Semarang dengan perpaduan arsitektur yang unik, hingga Surabaya sebagai pintu gerbang wisata Jawa Timur. Keberhasilan Yogyakarta sebagai tuan rumah diharapkan dapat menciptakan efek domino positif bagi pengembangan pariwisata nasional yang berkelanjutan.
(Redaksi)

