Jakarta, 12 September 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus meningkatkan fasilitas dan digitalisasi layanan KA PSO untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Hingga Agustus 2025, layanan ini digunakan oleh 11.778.195 pelanggan, naik 7,54% dibanding periode sama tahun 2024.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba menekankan bahwa inovasi digital dan fasilitas yang lebih nyaman menjadi kunci agar masyarakat tetap memilih KA PSO sebagai transportasi andalan.
“KA PSO adalah amanah pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub) kepada KAI untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap terjangkau, aman, dan tepat waktu. Peningkatan pelanggan ini menandakan bahwa manfaat layanan PSO juga semakin dirasakan,” ujar Anne.
Rincian penggunaan menunjukkan KA Jarak Jauh PSO diakses 7.604.464 pelanggan, sementara KA Lokal PSO digunakan 4.173.731 pelanggan untuk aktivitas harian.
Anne menegaskan bahwa layanan PSO adalah bukti nyata Bakti Transportasi untuk Negeri, sesuai dengan tema Hari Perhubungan Nasional 2025.
“Kereta api PSO adalah sarana perjalanan sekaligus jalur kehidupan yang membuka akses pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat bergerak maju bersama,” jelasnya.
Selain PSO, total KAI melayani 37.152.347 pelanggan KA Jarak Jauh dan Lokal selama Januari–Agustus 2025, menegaskan peran strategis kereta api dalam transportasi publik.
Digitalisasi layanan, seperti pemesanan tiket daring dan face recognition, membuat perjalanan lebih cepat dan nyaman, serta mengurangi antrean di stasiun.
“Transportasi publik yang andal adalah fondasi pembangunan negeri. Melalui layanan PSO, Kemenhub dan KAI ikut menghadirkan kesempatan yang sama bagi semua orang untuk bergerak, terhubung, dan berkembang. Itulah makna bakti kami untuk negeri ini,” tutup Anne. (Redaksi)

