Purwokerto, 11 September 2025 – Beberapa kereta api di Daop 5 Purwokerto mengalami keterlambatan pada Kamis (11/9) akibat insiden di perlintasan sebidang Kutowinangun – Prembun. Peristiwa ini terjadi ketika lokomotif KA Argo Dwipangga relasi Gambir – Solo Balapan tertabrak kendaraan di JPL 583 pada pukul 14.04 WIB.

Akibat kerusakan lokomotif, perjalanan KA Argo Dwipangga molor hingga 157 menit. Dampak insiden ini juga dirasakan oleh KA Gajahwong relasi Pasar Senen – Lempuyangan yang terlambat 9 menit dan KA Malabar relasi Bandung – Malang yang mengalami keterlambatan 16 menit.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan yang terdampak. KAI berterima kasih atas kesabaran dan pengertian pelanggan. Upaya percepatan penanganan sudah dilakukan agar perjalanan kereta api lainnya dapat kembali normal,” ujar Krisbiyantoro, Manager Humas Daop 5 Purwokerto.

Untuk mengurangi ketidaknyamanan, KAI memberikan service recovery bagi penumpang KA Argo Dwipangga. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan pelayanan tetap optimal meskipun terjadi gangguan.

Pihak KAI juga menekankan pentingnya kewaspadaan di perlintasan sebidang. Semua pihak, baik pengemudi maupun petugas kereta, diminta bekerja sama untuk mengurangi risiko terjadinya insiden serupa di masa depan.

Insiden ini menjadi pengingat bagi KAI tentang perlunya kesiapsiagaan dan koordinasi cepat di semua rute operasional. Mitigasi risiko menjadi kunci agar perjalanan kereta api tetap aman dan nyaman bagi penumpang.

Dengan penanganan yang cepat dan langkah mitigasi yang tepat, KAI memastikan perjalanan kereta api lainnya dapat kembali berjalan normal, sekaligus menegaskan prioritas mereka terhadap keselamatan dan kenyamanan pelanggan. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *