Jakarta, 11 September 2025 – LRT Jabodebek mencatat 18.320.610 pelanggan pada Januari–Agustus 2025, tumbuh 44,25% dari 12.700.737 tahun lalu. Peningkatan ini menunjukkan keberhasilan layanan rel ringan di Jabodetabek.
Penambahan frekuensi kereta mencapai 10 rangkaian per jam pada jam puncak, menanggapi lonjakan permintaan. Modernisasi sistem persinyalan dan perawatan berkala menjaga keandalan operasional. Fasilitas stasiun seperti lift, eskalator, dan papan informasi digital terus ditingkatkan.
Program integrasi tarif dengan layanan bus TransJakarta dan diskon kartu multi-ride menarik pelanggan untuk beralih ke moda rel ringan. Edukasi kelayakan park & ride di stasiun akhir juga meningkatkan mobilitas kombinasi.
“LRT Jabodebek menjadi solusi mobilitas efektif di Jabodetabek,” ujar Anne Purba. Ia menambahkan KAI akan meninjau penambahan rute dan stasiun baru untuk memperluas jangkauan layanan. (Redaksi)

