Madiun, 11 September 2025 – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 PT Kereta Api Indonesia (Persero), KAI Daop 7 Madiun menggelar lomba fotografi yang terbuka untuk masyarakat umum. Ajang ini diharapkan menjadi wadah kreativitas generasi muda maupun pecinta fotografi untuk menangkap momen-momen menarik seputar dunia perkeretaapian.
Lomba ini mengangkat tema “Kereta Api untuk Indonesia Maju” dengan tujuan menginspirasi masyarakat melalui karya visual yang menggambarkan peran kereta api dalam kehidupan sehari-hari. Baik foto perjalanan, infrastruktur, hingga interaksi masyarakat dengan kereta, semuanya berpeluang menjadi karya terbaik.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Supriyanto, menjelaskan bahwa fotografi merupakan media efektif untuk menyampaikan pesan positif tentang perkembangan transportasi kereta api di Indonesia. “Kami ingin masyarakat bisa menyalurkan kreativitas sekaligus ikut merasakan semangat perayaan ulang tahun KAI,” ujarnya.
Pendaftaran lomba dilakukan secara daring melalui laman resmi KAI, dengan batas pengumpulan karya hingga akhir September 2025. Setiap peserta diperbolehkan mengirimkan maksimal tiga karya foto dengan format digital.
Panitia menyediakan hadiah menarik berupa uang tunai, voucher perjalanan kereta api, serta kesempatan memamerkan hasil karya di pameran khusus HUT ke-80 KAI. Para pemenang juga akan mendapat penghargaan langsung dari jajaran manajemen Daop 7 Madiun.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, terutama dari komunitas fotografi di wilayah Madiun, Kediri, dan sekitarnya. Banyak peserta mengaku tertarik mengikuti lomba karena ingin menunjukkan sudut pandang unik tentang kereta api yang selama ini menjadi transportasi andalan.
Menurut KAI, lomba ini juga menjadi ajang dokumentasi visual perjalanan panjang perkeretaapian di Indonesia. Foto-foto yang terkumpul berpotensi menjadi arsip sejarah sekaligus inspirasi bagi generasi mendatang.
“Dengan adanya lomba fotografi ini, kami berharap semangat kreatif masyarakat bisa turut menyemarakkan perayaan HUT KAI ke-80, serta memperkuat ikatan antara KAI dan pelanggan setia,” tambah Supriyanto. (Redaksi)

